Gagasan Spiritualitas Denny JA soal Jembatan Antaraagama

Rabu, 21 Juni 2023 - 11:05 WIB
loading...
Gagasan Spiritualitas...
Ada yang unik dalam diskusi buku Era Ketika Agama Menjadi Warisan Kultural Milik Bersama: Sembilan Pemikiran Denny JA Soal Agama di Era Google (2023) yang berlangsung di Perpustakaan Soeman HS, Kota Pekan Baru, Selasa 20 Juni 2023. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ada yang unik dalam diskusi buku Era Ketika Agama Menjadi Warisan Kultural Milik Bersama: Sembilan Pemikiran Denny JA Soal Agama di Era Google (2023) yang berlangsung di Perpustakaan Soeman HS, Kota Pekan Baru, Selasa 20 Juni 2023.

Pasalnya, satu bab buku itu diekspresikan melalui aksi teater. Konsep Tiga Berlian Biru dari Denny JA dipentaskan dengan tarian, mikro-drama, dan puisi.

Baca juga: Denny JA Tawarkan Pandangan Baru dalam Hubungan Antaragama

Dua orang penari dari Line Dance Studio meliuk-liukkan tubuhnya menggambarkan gelombang laut. Gerakan tari itu memperlihatkan kedalaman samudera. Itulah tempat harta karun spiritual berada.

Tiga orang lainnya masuk ke dalam formasi. Masing-masing memainkan lakon dari konsep Tiga Berlian Biru yang muncul dari samudera soiritualitas yaitu virtue, power of giving, dan the oneness. Selama tarian berlangsung, seorang narator membacakan puisi berjudul Tiga Berlian Biru karya R Hariyani Susanti.

Selain itu, acara diskusi buku ini juga dimeriahkan oleh Tarian Melayu dari tiga mahasiswi UIN Suska, Riau, dan penampilan lagu dengan iringan gitar akustik oleh dua orang peserta

Diskusi yang dihadiri para pegiat literasi, mahasiswa, dan pengunjung perpustakaan ini menampilkan narasumber Ahmad Gaus selaku penulis buku dan R Hariyani Susanti, Dosen Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, Riau.

Diwarnai beragam tanggapan, diskusi itu mengerucut pada kesimpulan bahwa era Google ditandai dengan informasi yang melimpah. Sumber-sumber pengetahuan dapat dilacak dengan mudah. Begitu juga hasil-hasil riset terbaru. Semua tersuguh di hadapan publik.

Denny JA menawarkan gagasan spiritualitas baru yang digali dari nilai-nilai universal setiap agama dan kepercayaan. Sumbangan terpentingnya ialah menjembatani berbagai agama sehingga bertemu di satu titik. Yakni, spirituality of happiness yang di tangan dia sepenuhnya menjadi narasi ilmu pengetahuan.

Hariyani membahas bab mengenai samudera spiritualitas. Ia juga secara khusus menulis puisi berjudul Tiga Berlian Biru yang diambil dari rumusan Denny JA mengenai spiritualitas baru abad 21.

Tiga Berlian Biru terdiri dari berlian biru kebajikan (virtue), berlian biru kekuatan derma (power of giving), dan berlian biru kesatuan manusia dengan manusia lain, lingkungan hidup dan misteri alam semesta (the oneness).

Menurut Hariyani, riset-riset ilmu pengetahuan mutakhir telah membuktikan bahwa kebajikan berhubungan erat dengan kebahagiaan dan hidup bermakna. Begitu pula power of giving, hidup yang bersedekah, berderma, membuat hidup lebih bahagia dan bermakna.

Riset juga membuktikan bahwa perasaan bersatu (the oneness) dengan lingkungan juga membuat hidup bahagia dan bermakna. Apapun agama dan keyakinan yang dipeluk oleh seseorang, lanjut Hariyani, selama ia mampu menemukan dan mempraktikkan “tiga berlian biru” di atas maka ia akan menemukan makna hidupnya dan mencapai kebahagiaan.

Selama ribuan tahun manusia memeluk agama berbeda-beda dan satu sama lain saling terpisah. Bahkan masing-masing membangun tembok yang tinggi sehingga tidak saling bertemu.

“Pemikiran spiritualitas baru Denny JA meruntuhkan tembok-tembok pemisah tersebut. Ia menjembatani berbagai agama untuk bertemu di satu titik. Yakni, spirituality of happiness, seperti konsep tiga berlian biru, yang terdapat di semua agama,” ujar Hariyani.

Menurutnya, itulah yang tersirat dari buku Era Ketika Agama Menjadi Warisan Kultural Milik Bersama: Sembilan Pemikiran Denny JA Soal Agama di Era Google (2023). Gagasan ini, lanjutnya, hadir di saat yang tepat.

"Ini adalah reformasi keagamaan model baru yang didasarkan pada sains dan riset kuantitatif," ucapnya.

Senada, Ahmad Gaus sebagai penulis buku menyambut baik gagasan Denny JA mengenai perlunya manusia modern (homo sapiens) menemukan makna hidup dan kebahagiaan sejati dengan bantuan sains. Gaus menjelaskan gagasan spiritualitas baru abad 21 yang ditawarkan oleh Denny JA sebagai kesimpulan dari berbagai riset kuantitatif.

“Riset empirik menjadi kata kunci spiritualitas baru ini. Disebut juga spiritualitas gelombang ketiga.

"Spiritualitas gelombang pertama ialah narasi mitologi. Spiritualitas gelombang kedua ialah narasi wahyu. Spiritualitas gelombang ketiga ini sepenuhnya narasi sains. Itulah yang dikembangkan oleh Denny JA,” sambung Gaus.

Gaus menjelaskan formula 3P + 2S yang menjadi rumusan spiitualitas baru Denny JA, yaitu Personal Relationship, Positivity, dan Passion. Sedangkan 2S adalah Small Winning dan Spirituality.

"Rumusan ini melengkapi konsep Tiga Berlian Biru yang dijelaskan oleh pembicara sebelumnya," paparnya.

Di bagian akhir Gaus menegaskan bahwa gagasan spiritualitas baru Denny JA berbeda dengan spiritualitas gerakan New Age yang berkembang pesat dalam 30 tahun terakhir ini, termasuk di Indonesia.

Ciri khas spiritualitas gerakan New Age ialah skeptis terhadap sains dan agama. Sedangkan konsep spiritualitas baru Denny JA mengakomodasi agama.

Baca juga: Banyak Diminati Penyair dan Pelajar, Puisi Esai Berjaya di Malaysia-Thailand

“Dengan konsep spiritualitas yang berbasis pada riset keilmuan, Denny JA meletakkan agama pada posisi yang sangat terhormat. Bahkan spiritualitas baru yang digagasnya dapat memperkuat agama,” tandas Gaus.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Denny JA Nilai Prabowo...
Denny JA Nilai Prabowo Sedang Bangun Fondasi Indonesia Baru
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Berita Terkini
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved