Kunjungan Paus Fransiskus Inspirasi Umat Beragama Pupuk Kasih Sayang dan Persaudaraan

Kamis, 12 September 2024 - 23:52 WIB
loading...
Kunjungan Paus Fransiskus...
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mencium kening Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (kanan) usai melakukan foto bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024). FOTO/SINDOnews/ARIF JULIANTO
A A A
JAKARTA - Kunjungan bersejarah Paus Fransiskus ke Indonesia menjadi momen penting dalam memperkuat perdamaian dan kerukunan antar umat beragama di Tanah Air. Peristiwa ini dinilai sebagai langkah konkret untuk membangun persaudaraan antar umat manusia, sekaligus menjadi kontranarasi terhadap radikalisme dan terorisme.

"Kunjungan Paus ini ke Indonesia adalah kunjungan yang sangat bersejarah dan sangat bermakna untuk memperkuat perdamaian, memperkuat kerukunan antar umat beragama, apalagi terutama di antara kedua agama yaitu Katolik dan juga Islam sebagai agama yang mayoritas di Indonesia," kata Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU Najih Arromadloni di Jakarta, Rabu (11/9/2024).

Gus Najih, sapaan akrabnya, menekankan momentum ini harus dimaknai sebagai upaya rekonsiliasi, terutama mengingat konflik-konflik berbau agama yang pernah terjadi di Indonesia. "Kunjungan ini harus kita maknai sebagai upaya untuk memperkuat kerukunan, memperkuat perdamaian dan juga upaya untuk memperkuat rekonsiliasi," katanya.

Dalam pandangan Gus Najih, kepemimpinan agama di Indonesia harus sejalan dengan semangat keberagaman. "Semua pimpinan umat beragama yang ada di Indonesia baik itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu semuanya harus satu kesepahaman bahwa kita semua di Indonesia adalah orang Indonesia yang kebetulan beragama dan kita harus satu pemahaman bahwa agama itu harus menjadi sumber dari solusi, bukan sumber permasalahan," katanya.

Menanggapi persahabatan yang ditunjukkan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal dan Paus Fransiskus, Gus Najih menegaskan bahwa hal tersebut sama sekali tidak melanggar ajaran Islam. "Apa yang dilakukan oleh Imam besar Istiqlal dan Paus sesungguhnya adalah suatu hal yang sangat bermakna, sangat simbolik dan sama sekali tidak melanggar ajaran Islam. Karena Islam itu sebetulnya berasal dari rumpun kata salam yang artinya adalah perdamaian," katanya.

Gus Najih juga menekankan pentingnya dialog dan komunikasi dalam mencegah konflik antarumat beragama. "Upaya-upaya memperkuat dialog, memperkuat komunikasi, diplomasi ini harus terus dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir atau mencegah adanya kesalahpahaman dan juga untuk memperkuat adanya pemahaman antara berbagai pihak," ujarnya.

Mengacu pada sejarah Islam, Gus Najih mengingatkan Nabi Muhammad SAW selalu mengedepankan dialog dan perdamaian. "Kita ingat bagaimana Nabi Muhammad sebagai pemimpin tertinggi dalam agama Islam itu adalah sosok yang sangat menekankan pentingnya dialog. Islam ini besar dalam sejarahnya karena akhlak yang luhur. Tidak pernah ada sejarah Islam besar karena peperangan," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Din Syamsuddin Desak...
Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved