Capres-Cawapres Paket Nasionalis-Religius

Minggu, 18 Juni 2023 - 12:55 WIB
loading...
A A A
TGB telah mendapat dukungan penuh dari Universitas Al-Azhar Kairo untuk terus berjuang di garda depan dalam penyebaran ajaran Islam yang kaffa dan penegakan Islam Washathiyah, yaitu Islam yang toleran, humanis, serta menjunjung kerukunan dan keadilan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Selain itu kita bisa mengenal lebih dekat sosok TGB yang bernama lengkap Dr. Muhammad Zainul Majdi, Lc., MA ini. TGB tokoh muslim refresentatif kawasan Indonesia Timur, mewakili 13 provinsi, mulai dari Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Karena itu, ketigabekas wilayah provinsi Indonesia timur ini ditambah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera sebagai basis santri Indonesia sekaligus menjadi basis dukungan terhadap TGB dalam peta pilpres.

Alumni tanfidz Al-Qur'an di Ma’had Darul Qur’an wal Hadits Nahdlatul Wathan Pancor - Lombok ini memiliki segudang prestasi riil yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Semua prestasi yang pernah ia capai tidak membuat TGB menjadi tinggi hati. Ia seorang tokoh ulama yang tawaduk dan istikamah dengan segala kerendahan hatinya sebagai seorang intelektual muslim.

Di tengah kesibukannya, ia juga tetap menjalankan profesinya sebagai penceramah kondang. TGB punya prestasi pembawa acara khusus di televisi yakni program Cahaya Ramadan di MNCTV tahun 2022-2023. Ia juga sebagai pembawa acara Kultum di RCTI tahun 2022-2023. Sehingga pantas saja TGB menjadi lambang kemajemukan moderasi beragama di Indonesia.

Setelah lulus kuliah S3 di Al-Azhar Kairo, di awal karier TGB mencoba bertarung menjadi politisi di Senayan Jakarta. Ternyata ia sukses terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2004–2009. Belum selesai satu periode sebagai legislator, TGB terpilih menjadi Gubernur NTB. Karier sebagai Gubernur ini berlangsung selama dua periode yakni 2008-2013 dan 2013-2018. Selama dua periode ini sebanyak 56 penghargaan prestasi yang telah diterima TGB dari berbagai pihak, dari pemerintah pusat, luar negeri, dan lembaga swasta. Pada Agustus 2012, Presiden RI menyematkan bintang untuk 15 tokoh terbaik bangsa, termasuk TGB.

Perolehan penghargaan karena prestasi bidang kepemimpinan seorang TGB bisa kita lihat nyata. Ia pernah dinobatkan sebagai gubernur terbaik versi Kementerian Dalam Negeri pada 2017 dengan penilaian pada aspek kepemimpinan, kredibilitas, dan akseptabilitas dalam rangka menciptakan pemerintahan bersih. TGB diperlukan dalam kepemimpinan Indonesia ke depan karena tantangan Indonesia ke depan bukan hanya soal Indonesia bisa menjadi negara maju. Namun, juga harus bisa mengantisipasi serangan ideologi transnasional.

TGB adalah sosok intelektual ulama yang sangat diperlukan pada periode-periode kepemimpinan Indonesia yang akan datang. TGB adalah seorang komunikator berkualitas karena memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan beretika kepada semua kalangan. Skill membangunnya tidak bisa diragukan lagi karena ia pernah sukses mengangkat derajat dan harga diri masyarakat NTB dari predikat sebagai Propinsi tertinggal.

Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi NTB non-tambang tumbuh 7,1% saat itu. Selama dua periode kepemimpinan TGB persentase kemiskinan di provinsi tersebut juga mengalami penurunan drastis menjadi hanya 3,25%. Di tangan TGB, NTB menjadi provinsi pertama dan terbaik dalam pencapaian sasaran tujuan pembangunan milenium (MDGs). TGB berhasil merekayasa alam Pulau Lombok yang eksotik untuk dijadikan objek wisata terindah dengan konsep wisata halal. Konsep baru ini telah membuka pangsa baru wisata hhalal pertama di dunia. TGB juga mampu mengatasi pengangguran, menyematkan NTB sebagai provinsi ke-6 dengan angka pengangguran terendah.

Terakhir, dari semua yang telah saya pahami secara saksama atas pribadi TGB, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang melekat secara inheren pada dirinya, saya dapat merekomendasikan bahwa TGB adalah seorang tokoh intelektual muslim yang sangat ideal untuk dipasangkan sebagai paket komplet bersama Ganjar Pranowo sebagai capres dan cawapres dalam Pilpres 2024.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
Usulan KPK soal Bakal...
Usulan KPK soal Bakal Capres-Cawapres dari Kader Partai Tidak Mudah
TGB Zainul Majdi dan...
TGB Zainul Majdi dan Dubes Iran Gelar Pertemuan, Bahas Apa?
UU Pemilu Digugat 2...
UU Pemilu Digugat 2 Advokat, MK Diminta Larang Keluarga Presiden-Wapres Jadi Capres-Cawapres
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin...
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Capres-Cawapres 2029, Ini Analisis Ray Rangkuti
Gibran Berpotensi Jadi...
Gibran Berpotensi Jadi Capres 2029, Jokowi: Prabowo-Gibran 2 Periode, Sudah Itu Saja
Wapres Filipina Sara...
Wapres Filipina Sara Duterte Maju sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2028
Siapa Nasry Asfura?...
Siapa Nasry Asfura? Capres Honduras Keturunan Palestina yang Didukung Trump
Politikus yang Dituding...
Politikus yang Dituding sebagai Pengkhianat oleh Trump Ingin Jadi Capres 2028
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Mantan Capres AS Beri...
Mantan Capres AS Beri Tanda Tangan dan Pesan di Bom Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved