Menimbang Resolusi Konflik Rusia-Ukraina ala Prabowo

Minggu, 11 Juni 2023 - 20:25 WIB
loading...
Menimbang Resolusi Konflik...
Ilustrasi: Win Cahyono/SINDONews
A A A
MENTERIPertahanan Prabowo Subianto menyita perhatian dunia. Realitas ini terjadi sebagai dampak yang dilemparkannya, yakni terkait gagasan resolusi konflik yang disampaikannya saat menjadi pembicara forum Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 yang digelar di Singapura beberapa waktu lalu.

baca juga: Warganet Puji Jawaban Prabowo Soal Perdamaian Rusia-Ukraina

Dalam proposalnya, Prabowo menyampaikan empat usulan, yakni gencatan senjata, penarikan mundur pasukan kedua belah pihak sejauh 15 kilometer untuk menciptakan zona demiliterisasi (demilitarization zone/DMZ), pengerahan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) atau United Nation (UN) Peacekeeping Force, dan penyelenggaraan referendum yang dilakukan PBB. Prabowo berharap usulannya didukung semua negara dan memastikan Indonesia akan menjadi negara pertama bergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB.

Proposal Prabowo kontan menuai pro-kontra. Melalui pernyataan resmi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko, Ukrania menyatakan menyambut positif setiap usaha perdamaian, namun menilai usulan tersebut seperti menarik kesimpulan dari sejarahnya sendiri. Nikolenko bersikukuh Rusia harus mundur dari wilayah Ukraina, dan Ukraina berhak mengembalikan integritas wilayahnya sesuai perbatasan yang diakui internasional. ‘’Tidak ada skenario alternatif," ujar Nikolenko.

baca juga: Prabowo Beberkan 4 Pelajaran Penting dari Perang Rusia-Ukraina

Adapun Rusia menyambut baik upaya negara mana pun yang bertujuan mencari solusi damai. Hanya saja, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko kepada kantor berita TASS mengaku sejauh ini pihaknya tidak memiliki informasi resmi mengenai proposal Prabowo dimaksud. Kendati demikian Andrey Rudenko telah mendengar dari laporan media. Sedangkan di Jakarta, pada Senin (5/6), Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Harmianin dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva secara bergantian menyambangi Kementerian Pertahanan RI untuk melakukan pertemuan tertutup dengan Prabowo.

Presiden RI Joko Widodo juga merespons gagasan Prabowo tersebut. Mantan Wali Kota Solo itu mengaku akan memanggil mantan Panglima Kostrad itu agar mendapat penjelasan lebih lanjut mengenai usulan resolusi konflik Rusia-Ukraina. Namun Jokowi menegaskan, usulan yang disampaikan dalam forum IISS Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura merupakan proposal individu Prabowo dan tidak atas nama Pemerintah Indonesia.

baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Ini Ramalan Prabowo tentang Perang Generasi Keenam

Untuk diketahui, Shangri-La Dialogue adalah konferensi keamanan antar-pemerintah yang digelar setiap tahun sejak 2002 di Singapura dan diinisiasi sebuah wadah pemikir independen, Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS). Dialog tersebut biasanya dihadiri menteri pertahanan, kepala tetap kementerian, dan kepala militer dari sebagian besar negara Asia-Pasifik. Walaupun pertemuan antar-pemerintah, KTT ini juga dihadiri oleh para legislator, pakar akademik, jurnalis terkemuka, dan delegasi bisnis.

Selaras Kepentingan Nasional

Di level domestik, apa yang disampaikan Prabowo juga memicu kontroversi. Pihak kontra, misalnya, menilai langkah tersebut offside alias keblinger, karena menilai proposal itu masih mentah dan belum dikomunikasikan dengan pihak terkait, termasuk Presiden Jokowi dan Menlu Retno Marsudi. Namun jika diamati seksama, pihak yang mengkritisi Prabowo cenderung bertendensi pertarungan kepentingan politik menuju pemilihan presiden.

Sejatinya, proposal Prabowo untuk menyelesaikan perang Rusia-Ukrania bukanlah kali pertama ditawarkan. Bahkan, Presiden Jokowi di awal konflik pernah terbang langsung ke kedua negara untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Walaupun tidak secara langsung membawa proposal perdamaian, upaya itu membawa pesan penting agar kedua negara melakukan perdamaian demi menjaga keamanan pangan dan energi.

baca juga: Perang Rusia-Ukraina, Prabowo Desak Kedua Negara Gelar Dialog Perdamaian

Sejumlah negara juga sudah melakukan upaya sama, seperti dilakukan Prancis dan Turki. Untuk Turki, kedua negara berkonflik bahkan sudah melakukan beberapa kali pertemuan, terakhir digelar di Istanbul, Turki, 28-30 Maret. Proposal perdamaian juga disampaikan China pada akhir Februari lalu. Namun semua proposal mental begitu saja, karena hingga hari ini kedua negara belum juga menunjukkan gelagat mengurangi ekskalasi perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Rekomendasi
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Pangeran William dan...
Pangeran William dan Kate Larang Pangeran George Punya Ponsel, Ini Alasannya!
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Sidang...
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Jelang 2 Tahun Pemerintahan
Praperadilannya Ditolak,...
Praperadilannya Ditolak, Roy Suryo: Semoga Hakim Diberi Pencerahan di Sidang Berikutnya
KPK Tangkap Bupati Lombok...
KPK Tangkap Bupati Lombok Barat
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Status Tersangka Roy...
Status Tersangka Roy Suryo Tetap Sah, Polda Metro Jaya: Putusan Hakim Harus Dihormati
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved