Kutip Hasil Riset TII, Mahfud MD Sebut DPR Lembaga Paling Korup

Rabu, 31 Mei 2023 - 22:37 WIB
loading...
Kutip Hasil Riset TII,...
Menko Polhukam Mahfud MD mengutip hasil riset Transparency International Indonesia (TII) yang menyebut bahwa korupsi terbanyak Indonesia terjadi di DPR RI. Foto/ANTARA
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengutip hasil riset Transparency International Indonesia (TII) yang menyebut bahwa korupsi terbanyak Indonesia terjadi di DPR RI .

Berdasarkan riset tersebut, korupsi di DPR berkaitan dengan pembuatan undang-undang. Bahkan, Mahfud terang-terangan mengatakan bahwa tidak akan ada anggota DPR yang mengakui tindak pidana itu.



"Perdagangan undang-undang, pembuatan undang-undang itu pakai bayar itu menurut hasil penelitian itu. Ya kalau ditanya satu-satu pasti enggak ada yang ngaku," ujar Mahfud dalam acara Dialog Kebangsaan di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero dikutip, Rabu (31/5/2023).

Mahfud kemudian mencontohkan pihak luar negeri yang kerap kesulitan ketika berurusan dengan DPR karena harus membayar. Namun, ia tidak memerinci siapa pihak tersebut.

"Tapi itu hasil internasional, di mana orang di luar negeri itu kalau berurusan, ini internasional, 'oh pak sulit di DPR harus bayar begini, ini kasusnya' gitu," katanya.

Tak hanya kasus korupsi, Mahfud mengungkap soal anggota DPR yang terlibat konflik kepentingan (conflict of interest) karena memiliki profesi lain yang bersinggungan dengan mitra-mitra kerjanya. Hal itu, kata Mahfud, berujung pada makelar kasus (markus).

"Ada anggota DPR yang terlibat dalam conflict of interest. Apa conflict of interest-nya? Dia menjadi anggota DPR lalu punya kantor pengacara," katanya.



"Sehingga setiap dia ketemu dengan polisi, Kejaksaan Agung, 'Tolong dong bantu tuh kantor pengacara itu' padahal punya dia. 'Saya nitip perkara', sejatinya dia itu markus, makelar kasus. Ini hasil penelitian," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Idulfitri 1446 H, Menag:...
Idulfitri 1446 H, Menag: Momentum Tingkatkan Sinergi dan Cegah Korupsi
Demo Ricuh Pecah, Polisi...
Demo Ricuh Pecah, Polisi Pukul Mundur Massa Aksi Tolak UU TNI
Demo Ricuh, Massa Aksi...
Demo Ricuh, Massa Aksi Tolak UU TNI Masuk ke Jalan Tol Depan Gedung DPR
Puan Tegaskan DPR Belum...
Puan Tegaskan DPR Belum Terima Surpres RUU Polri
DPR Terima Surpres RUU...
DPR Terima Surpres RUU KUHAP
Menag Tolak Tegas Praktik...
Menag Tolak Tegas Praktik Suap dalam Promosi Jabatan
Ketua Umum HMI UNJ:...
Ketua Umum HMI UNJ: Pengesahan RUU TNI Jadi UU Momentum Perkuat Pertahanan Nasional
Mahfud MD Nilai Revisi...
Mahfud MD Nilai Revisi UU TNI Tak Kembalikan Dwifungsi ABRI, Lebih Proporsional
Korban Inventasi Bodong...
Korban Inventasi Bodong Datangi Komisi III Minta Penyelesaian Restorative Justice
Rekomendasi
Cara Nonton Korea Selatan...
Cara Nonton Korea Selatan vs Indonesia di AFC U17 Asian Cup 2025
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
Berita Terkini
Andi Yuslim Patawari...
Andi Yuslim Patawari Temui 2 Sahabatnya yang Kini Jadi Wali Kota Parepare dan Bupati Sidrap
13 menit yang lalu
Contraflow Tol Jagorawi...
Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal
1 jam yang lalu
Lonjakan Penumpang Kereta...
Lonjakan Penumpang Kereta di Arus Balik Lebaran 2025, KAI Catat 52 Ribu Kedatangan
1 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
5 jam yang lalu
Puan Sebut Pertemuan...
Puan Sebut Pertemuan Megawati dan Prabowo Pasca Libur Lebaran, Jubir PDIP: Mohon Bersabar
9 jam yang lalu
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
20 jam yang lalu
Infografis
Mahfud MD: Wacana Kabinet...
Mahfud MD: Wacana Kabinet Diisi 40 Menteri Tidak Baik
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved