Pilpres 2024 Diprediksi Sengit, Pemenang Ditentukan Sosok Cawapres
Minggu, 28 Mei 2023 - 11:00 WIB
loading...
Sosok cawapres diprediksi bakal menentukan pemenang Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bursa calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 relatif stabil pada 3-4 nama. Namun fenomena berbeda tampa dalam bursa cawapres. Berbeda dengan capres, nama-nama baru justru terus bermunculkan dalam bursa cawapres.
Maraknya sosok yang masuk bursa cawapres dianggap wajar lantaran dianggap bakal menjadi kunci kemenangan pada Pilpres 2024.
Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, dari hasil survei tiga nama calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan saling salip menyalip. Bahkan tidak ada satu calon pun yang dapat mencapai angka psikologis 60 persen.
Dia menilai tren capai tersebut jarang ditemui. Dengan temuan tersebut dinilai menjadi osok Cawapres yang dipilih harus mempertimbangkan kemampuan mendongkrak suara capres untuk memenangkan pemilu 2024.
"Sejak saya mempelajari perilaku pemilih (voting behavior), dugaan saya Pemilu 2024 adalah kontestasi elektoral paling sengit. Karena perbedaan elektoral capres naik turun seperti rool coster dan saling salip menyalip," katanya saat dihubungi MNC Portal pada, Minggu (28/5/2023).
"Baru kali ini trennya begitu kompetitif dan sangat dinamis, peran cawapres menjadi sangat krusial, top 3 capres nggak ada yang mencapai angka psikologis 60 persen," tambahnya.
Maraknya sosok yang masuk bursa cawapres dianggap wajar lantaran dianggap bakal menjadi kunci kemenangan pada Pilpres 2024.
Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, dari hasil survei tiga nama calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan saling salip menyalip. Bahkan tidak ada satu calon pun yang dapat mencapai angka psikologis 60 persen.
Dia menilai tren capai tersebut jarang ditemui. Dengan temuan tersebut dinilai menjadi osok Cawapres yang dipilih harus mempertimbangkan kemampuan mendongkrak suara capres untuk memenangkan pemilu 2024.
"Sejak saya mempelajari perilaku pemilih (voting behavior), dugaan saya Pemilu 2024 adalah kontestasi elektoral paling sengit. Karena perbedaan elektoral capres naik turun seperti rool coster dan saling salip menyalip," katanya saat dihubungi MNC Portal pada, Minggu (28/5/2023).
"Baru kali ini trennya begitu kompetitif dan sangat dinamis, peran cawapres menjadi sangat krusial, top 3 capres nggak ada yang mencapai angka psikologis 60 persen," tambahnya.
Lihat Juga :