Temui Presiden Jokowi, Gus Yahya Bahas Formula Baru Perdamaian Dunia
Jum'at, 24 Maret 2023 - 18:51 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas formula baru perdamaian dunia, sebagaimana menjadi salah satu bahasan R-20.
KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya mengatakan agenda menghadap Presiden kali ini untuk melaporkan gelaran akbar peringatan 1 Abad NU yang telah terlaksana dengan baik dan lancar. Sekaligus memastikan rencana tindak lanjut dari hasil forum R-20, yang menjadi bagian dari serangkaian 1 Abad NU.
“Mudah-mudahan menjadi landasan bukan saja bagi perencanaan program-program yang domestik di Indonesia tapi juga menjadi titik tolak kegiatan dan perencanaan yang lebih besar, terutama di kancah nasional dan internasional,” ujar Gus Yahya, Jumat (24/3/2024).
Baca juga: Satu Abad NU, Jokowi: Nahdlatul Ulama Berikan Warna Luar Biasa untuk Indonesia
Dari rangkaian 1 Abad NU, kata Gus Yahya, terutama R20 memiliki fokus yang mengarah pada perdamaian internasional. Karenanya, tujuan utama menghadap presiden adalah untuk mengurai dan menemukan formula baru dalam memperkuat hubungan internasional agar menemukan titik terang dan solusi dari berbagai permasalahan global yang ada.
Baca juga: Jokowi Minta Lembaga Pendidikan NU Cetak Nahdliyin Muda yang Menguasai Iptek
“Upaya perdamaian internasional yang dilandaskan pada penguatan internasional multilateralisme agar pemecahan masalah dari berbagai konflik yang masih ada ini dibingkai dalam asumsi kepentingan bersama bagi semua pihak,” jelasnya.
KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya mengatakan agenda menghadap Presiden kali ini untuk melaporkan gelaran akbar peringatan 1 Abad NU yang telah terlaksana dengan baik dan lancar. Sekaligus memastikan rencana tindak lanjut dari hasil forum R-20, yang menjadi bagian dari serangkaian 1 Abad NU.
“Mudah-mudahan menjadi landasan bukan saja bagi perencanaan program-program yang domestik di Indonesia tapi juga menjadi titik tolak kegiatan dan perencanaan yang lebih besar, terutama di kancah nasional dan internasional,” ujar Gus Yahya, Jumat (24/3/2024).
Baca juga: Satu Abad NU, Jokowi: Nahdlatul Ulama Berikan Warna Luar Biasa untuk Indonesia
Dari rangkaian 1 Abad NU, kata Gus Yahya, terutama R20 memiliki fokus yang mengarah pada perdamaian internasional. Karenanya, tujuan utama menghadap presiden adalah untuk mengurai dan menemukan formula baru dalam memperkuat hubungan internasional agar menemukan titik terang dan solusi dari berbagai permasalahan global yang ada.
Baca juga: Jokowi Minta Lembaga Pendidikan NU Cetak Nahdliyin Muda yang Menguasai Iptek
“Upaya perdamaian internasional yang dilandaskan pada penguatan internasional multilateralisme agar pemecahan masalah dari berbagai konflik yang masih ada ini dibingkai dalam asumsi kepentingan bersama bagi semua pihak,” jelasnya.
Lihat Juga :