Waspada, Gunung Merapi Masih Berpotensi Keluarkan Awan Panas Guguran

Kamis, 23 Maret 2023 - 15:18 WIB
loading...
Waspada, Gunung Merapi...
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan Gunung Merapi masih berpotensi mengeluarkan awan panas guguran. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Gunung Merapi masih berpotensi mengeluarkan awan panas guguran (APG). Diketahui, Gunung Merapi mengalami erupsi pada 11 Maret 2023 lalu.

Kepala Badan Geologi Sugeng Mujiyanto mengatakan suplai magma dari dalam gunung api masih berlangsung sehingga potensi awan panas masih bisa terjadi sewaktu-waktu. “Suplai magmatik baik dari dalam maupun dari dangkal masih berlangsung yang ini dapat memicu terjadinya awan panas, ini masih ada potensi awan panas dan awan panas guguran ini terjadi kapan pun, sewaktu-waktu,” ungkap Sugeng, Kamis (23/3/2023).

Meski begitu, Sugeng mengaku belum bisa memastikan kapan awan panas guguran Gunung Merapi akan terjadi. “Jadi kita belum-belum mampu memprediksi secara tepat, besok atau kapan sulit, belum sampai di situ,” tegasnya.

Baca juga: Gunung Merapi 5 Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,6 Km

Sugeng mengatakan Gunung Merapi bertipe efusif sehingga proses erupsinya perlahan-lahan. “Karakter merapi ini memang tipenya efusif ya, jadi bukan eksplosif. Tapi pelan-pelan nanti kubah lavanya keatas, terkait kandungan gasnya lebih banyak begitu ya, akan keluar awan panas guguran kira-kira seperti itu. Namun sampai saat ini terjadi adalah adanya guguran lava pijar kira-kira seperti itu,” katanya.

Baca juga: PVMBG: Gunung Merapi Alami 49 Kali Gempa Guguran Sejak Kamis Pagi

Sugeng menambahkan, pihaknya saat ini terus melakukan identifikasi Gunung Merapi, dan perkembangannya akan disampaikan terus kepada masyarakat sehingga, masyarakat bisa siap ketika terjadi erupsi.

“Nah, kita terus memantau dan ini bisa jadi nanti teridentifikasi dari beberapa parameter-parameter yang kita pantau nanti akan seperti apa nanti akan kita informasikan perkembangannya agar minimal yang korbannya minimal atau kalau boleh tidak ada korban kira-kira seperti itu,” kata Sugeng.

Sugeng menilai perlu dicermati potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor ke arah Sungai Boyong maksimal 5 Km. Kemudian ke Sungai Bedog, Sungai Krasak, Sungai Bebeng sejauh maksimal 7 Km. “Jadi kami imbau untuk menaati ini karena itu kalau ada apa-apa ya bisa worst casenya seperti itu. Namun juga di sektor Tenggara ini Sungai Woro sejauh 3 Km, kemudian Sungai Gendol 5 Km,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Orang Jadi Tersangka...
3 Orang Jadi Tersangka Tambang Ilegal Lereng Gunung Merapi
Menhut-Menteri Iklim...
Menhut-Menteri Iklim Norwegia Kunjungi TN Gunung Merapi, Tanam Pohon hingga Coba Produk Hasil Hutan
Bantu Korban Erupsi...
Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi, TBIG Serahkan Bantuan 3 Ton Bahan Pangan
Kepala BNPB: 2.209 KK...
Kepala BNPB: 2.209 KK Korban Erupsi Lewotobi Laki-Laki Akan Direlokasi ke Tiga Lokasi
Badan Geologi: Penggunaan...
Badan Geologi: Penggunaan Air Tanah Tak Perlu Rekomendasi BBWS
Badan Geologi Tegaskan...
Badan Geologi Tegaskan Kabar Pulau Tagulandang Akan Tenggelam Akibat Erupsi Gunung Ruang Hoaks
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved