Duet Prabowo-Ganjar yang Bikin Panas Cak Imin dan PKB
Sabtu, 18 Maret 2023 - 06:03 WIB
loading...
PKB mengacam koalisi dengan Gerindra-bubar bila skenario memasangkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo direalisasikan. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo menguat setelah keduanya tampil di hadapan publik bersama Presiden Jokowi. Isu menggelinding makin kencang begitu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo membuka peluang duet Prabowo-Ganjar.
Menariknya, pernyataan itu disampaikan Hashim bersamaan ketika Prabowo bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah pertemuan tertutup di Ponpes Progresif Bumi Sholawat tersebut, Cak Imin mengaku didoakan pengasuh ponpes KH Agoes Ali Masyhuri agar bersama Prabowo menjadi pasangan yang sukses.
"Alhamdulillah Gus Ali mendoakan pasangan kita supaya sukses. Semoga, semoga," kata Cak Imin di Sidoarjo Minggu (12/3/2023).
Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Pasangan Prabowo-Ganjar Tembus 51,1%
Sementara di Jakarta, Hashim mengatakan koalisi Gerindra-PKB tidak mengharuskan Prabowo harus berpasangan dengan Cak Imin. Komunikasi dengan PKB beberapa waktu terakhir belum ada yang secara blak-blakan menyepakati cawapres Prabowo Subianto haruslah Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
"Saya kira bukan. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB," kata Hashim dalam acara Prabowo Mania 08 di Jakarta pada hari yang sama.
Itu sebabnya, Hashim menyatakan duet Prabowo-Ganjar tetap berpeluang terjadi. Yang penting, kata Hashim, Prabowo harus menjadi capres, bukan sebaliknya. "Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi (cawapres). Tapi harus disetujui oleh PKB. Kan begitu harus disetujui PKB," ujar Hashim.
Menariknya, pernyataan itu disampaikan Hashim bersamaan ketika Prabowo bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah pertemuan tertutup di Ponpes Progresif Bumi Sholawat tersebut, Cak Imin mengaku didoakan pengasuh ponpes KH Agoes Ali Masyhuri agar bersama Prabowo menjadi pasangan yang sukses.
"Alhamdulillah Gus Ali mendoakan pasangan kita supaya sukses. Semoga, semoga," kata Cak Imin di Sidoarjo Minggu (12/3/2023).
Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Pasangan Prabowo-Ganjar Tembus 51,1%
Sementara di Jakarta, Hashim mengatakan koalisi Gerindra-PKB tidak mengharuskan Prabowo harus berpasangan dengan Cak Imin. Komunikasi dengan PKB beberapa waktu terakhir belum ada yang secara blak-blakan menyepakati cawapres Prabowo Subianto haruslah Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
"Saya kira bukan. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB," kata Hashim dalam acara Prabowo Mania 08 di Jakarta pada hari yang sama.
Itu sebabnya, Hashim menyatakan duet Prabowo-Ganjar tetap berpeluang terjadi. Yang penting, kata Hashim, Prabowo harus menjadi capres, bukan sebaliknya. "Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi (cawapres). Tapi harus disetujui oleh PKB. Kan begitu harus disetujui PKB," ujar Hashim.
Lihat Juga :