Perampasan Aset Tindak Pidana

Senin, 06 Maret 2023 - 09:23 WIB
loading...
Perampasan Aset Tindak...
Romli Atmasasmita (Foto: Dok. Sindonews)
A A A
Romli Atmasasmita
Guru Besar Emeritus Universitas Padjadjaran

BEBERAPA bulan lalu Presiden Joko Widodo telah meminta DPR untuk membahasa RUU Perampasan Aset Tindak Pidana (RUU PA) yang telah masuk dalam daftar program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas untuk dibahas pada 2023. Akan tetapi RUU tersebut belum juga dibahas DPR sampai saat ini.

RUU PA di dalam rencana jangka panjang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi sejak era Reformasi 1998 telah ditempatkan sebagai strategi terakhir (ultimum remedium) jika sarana UU Tipikor dan UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (RUU TPPU) sudah tidak efektif mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi.

Baca berita lainnya di e-paper koran-sindo.com

Urutan dalam rangka menciptakan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), RUU PA ditempatkan sebagai sarana keempat setelah UU 28 Tahun 1999 (UU KKN), UU Tipikor (1999/2001) dan UU TPPU (2010) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, dan diiubah ketiga kalinya dengan UU Nomor 25 Tahun 2003.

Perampasan aset dikaji dari aspek teoritik hukum merupakan pengakuan formal dan materil bahwa suatu aset hasil tindak pidana , merupakan subjek hukum tersendiri selain subjek hukum orang dan korporasi. Aset tindak pidana yang dijadikan objek RUU PA November 2022, meliputi 6 jenis yaitu, aset hasil tindak pidana atau aset yang diperoleh secara langsung atau tidak langsung dari tindak pidana; aset yang diketahui atau patut diduga digunakan atau telah digunakan untuk melakukan tindak pidana.

Selain itu, aset lain yang sah milik pelaku tindak pidana sebagai pengganti aset yang telah dinyatakan dirampas oleh negara atau aset yang merupakan barang temuan yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Nadiem Bacakan Pledoi:...
Nadiem Bacakan Pledoi: Usai Terima Bintang Mahaputra Adipradana Dihadiahi Jeruji Besi
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Heboh Chat Seksual di...
Heboh Chat Seksual di Group, Puluhan Mahasiswa Fakultas Hukum UI Terancam Pidana
Bea Cukai Punya Pengawas...
Bea Cukai Punya Pengawas Impor Canggih Trade AI, Purbaya: 2 Minggu Digebukin Keluar Hasilnya
Rekomendasi
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
Bos Intelijen AS Pilihan...
Bos Intelijen AS Pilihan Trump Dituduh Sebagai Aset Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved