Kemenag Dukung Program Lintas Agama Indonesia Bangkit
Jum'at, 03 Maret 2023 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengungkapkan, Kemenag telah menegaskan tahun 2023 sebagai tahun kerukunan. Penegasan ini memberi arah saluran energi dan sinergi untuk menghadapi tantangan tahun politik yang biasanya menghangat atau bahkan memanas.
"Kita ingin tetap waras untuk memelihara kerukunan yang selama ini baik terbangun dan terbebas dari godaan-godaan penggunaan jalan pintas adu domba antar identitas dan sebagainya," ucapnya.
Menurutnya, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan akan semakin maju dan juga memiliki modal sosial maupun sumber daya alam.
"Tahun 2045 adalah tahun emas sebagai puncak harapan kesuksesan bangsa Indonesia. Hal itu jangan sampai rusak karena kontestasi atau kompetisi beberapa orang yang sesaat pula lima tahunan," tegasnya.
Kemenag, kata Fauzin, terus berharap agar bangsa ini terus maju dan menanjak ke titik puncak kesejahteraan oleh dan untuk kita bersama.
"Maka mari bergandengan tangan merawat Keindonesiaan kita, kuatkan kerukunan umat beragama baik antarumat beragama ataupun intra agama. Kita yakin dan harus wujudkan bahwa agama adalah perekat bukan penyekat. Jadikan agama inspirasi, bukan aspirasi. Jadikan agama pemersatu, bukan berseteru."
"Kita ingin tetap waras untuk memelihara kerukunan yang selama ini baik terbangun dan terbebas dari godaan-godaan penggunaan jalan pintas adu domba antar identitas dan sebagainya," ucapnya.
Menurutnya, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan akan semakin maju dan juga memiliki modal sosial maupun sumber daya alam.
"Tahun 2045 adalah tahun emas sebagai puncak harapan kesuksesan bangsa Indonesia. Hal itu jangan sampai rusak karena kontestasi atau kompetisi beberapa orang yang sesaat pula lima tahunan," tegasnya.
Kemenag, kata Fauzin, terus berharap agar bangsa ini terus maju dan menanjak ke titik puncak kesejahteraan oleh dan untuk kita bersama.
"Maka mari bergandengan tangan merawat Keindonesiaan kita, kuatkan kerukunan umat beragama baik antarumat beragama ataupun intra agama. Kita yakin dan harus wujudkan bahwa agama adalah perekat bukan penyekat. Jadikan agama inspirasi, bukan aspirasi. Jadikan agama pemersatu, bukan berseteru."
Lihat Juga :