Wakil AAKI: Cegah Krisis Berganda, Kebijakan Publik Indonesia Harus Diperbaiki

Jum'at, 10 Februari 2023 - 16:02 WIB
loading...
Wakil AAKI: Cegah Krisis...
Wakil Ketua Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) Marcelino Pandin menilai, kebijakan publik Indonesia perlu dilakukan omni renovasi atau perbaikan. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) Marcelino Pandin menilai, kebijakan publik Indonesia perlu dilakukan omni renovasi atau perbaikan dan peningkatan kualitas dalam satu kesatuan. Hal itu penting untuk mencegah kebijakan bias yang berujung pada krisis berganda.

Pernyataan itu disampaikan Marcelino Pandin dalam Policy Talk yang diselenggarakan di Lembaga Administrasi Negara (LAN). Marcel menjelaskan, ada tiga konteks penting dalam rumusan dan implementasi kebijakan Indonesia sekarang dan ke depan yaitu, konvergensi teknologi, kontrak sosial dan politik yang baru seperti ekonomi hijau atau biru, hidup yang seimbang dan keberlanjutan serta sistem ekonomi yang ditandai oleh inflasi tinggi dan pertumbuhan rendah.

“Banyaknya paradoks dalam sistem governansi Indonesia, lemahnya antisipasi kegagalan kebijakan serta kebijakan yang tidak didasari data sehingga memberi jalan banyaknya diskresi yang bias,” kata Komisaris Telkom Indonesia ini, Jumat (10/2/2023).

Baca juga: Kebijakan SDM Jokowi Disebut Cocok Dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa

Selain itu, kata Marcel, kelembagaan yang tidak dibangun secara serius termasuk komunikasi publik yang bukan berdasarkan hak masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan relevan melainkan untuk kepentingan reputasi dan branding instansi pengolah data.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Prabowo Minta Aparat...
Prabowo Minta Aparat Introspeksi Diri: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Dialog Terbuka Presiden...
Dialog Terbuka Presiden Prabowo Perlu Diperluas ke Kementerian hingga Pemda
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Komisi I DPRD Kota Bandung...
Komisi I DPRD Kota Bandung Dorong Penguatan Pengawasan Konten Digital dan Penyusunan Kode Etik Pegiat Media Sosial
Rekomendasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Berita Terkini
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Infografis
PSM Makassar dan Bali...
PSM Makassar dan Bali United Wakil Indonesia di AFC Cup 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved