‘Menunggu Godot’ Kapan Pandemi Berakhir

Senin, 06 Februari 2023 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Merebaknya Covid-19 dengan segala dampak ikutannya yang mempengaruhi semua sendi kehidupan membuat bnyak orang di seluruh dunia saat ini, termasuk di Indonesia, berada dalam situasi tak pasti. Sampai kapan pandemi ini berakhir menjadi pertanyaan yang terus berhembus ketika berbicara mengenai dampak luar biasa yang ditimbulkan. Gambaran situasi serba tak pasti kapan pandemi ini bisa selesai dan bisa dinyatakan sebagai endemi terlihat begitu nyata.

Di Indonesia, Presiden Jokowi dalam beberapa kesempatan menyatakan meski secara umum kasus Covid-19 di Indonesia sudah terkendali namun untuk bisa mengakhiri pandemi masih perlu kajian dari banyak faktor.

Pemerintah, lanjut Presiden, masih menunggu seluruh kajian dan kalkulasi terkait dengan pergerakan kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sebelum memastikan untuk mengumumkan akhir dari pandemi. Dan yang lebih utama menurut Presiden adalah perlu rekomendasi dari pakar untuk menjadi dasar pemerintah mengakhiri pandemi

Lain pemerintah yang belum bisa memastikan waktu berakhirnya pandemi, peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global, Dicky Budiman justru, optimistis akhir pandemi Covid-19 bisa tercapai pada kuartal pertama tahun 2023. Kendati begitu, tercapainya akhir pandemi tergantung dari gencarnya vaksinasi booster dan penerapan protokol kekehatan saat varian Omicron masih terus bermutasi. Jika tidak diterapkan, akhir pandemi bisa saja mundur.

Dicky menuturkan, mundur atau tidaknya akhir pandemi juga akan bergantung pada karakter virus. Adapun saat ini, subvarian XBB dinilai memiliki tingkat infeksi yang jauh lebih cepat dari subvarian BA.5 dan BA.2. Pasalnya, XBB memiliki kemampuan untuk menerobos antibodi yang terbentuk dari kombinasi infeksi dan vaksinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tolak Amendemen IHR...
Tolak Amendemen IHR oleh WHO, Mantan Menkes Siti Fadilah: Kurangi Kedaulatan Negara
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Beban Ganda Kesehatan...
Beban Ganda Kesehatan Masyarakat
Pakar Imbau Indonesia...
Pakar Imbau Indonesia Jangan Terburu-buru Akhiri Status Pandemi Covid-19
Ketidakpastian Ekonomi...
Ketidakpastian Ekonomi dan Bauran Kebijakan
Anak-Anak, Kembalilah...
Anak-Anak, Kembalilah Bermain!
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
WHO: Flu Burung Tidak...
WHO: Flu Burung Tidak Akan Memicu Pandemi Baru
5 Fakta Flu Burung yang...
5 Fakta Flu Burung yang Berisiko Menjadi Pandemi Baru
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Waspadai Pandemi Baru,...
Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Pernafasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved