Pakar Imbau Indonesia Jangan Terburu-buru Akhiri Status Pandemi Covid-19
Kamis, 01 Desember 2022 - 15:13 WIB
loading...
Indonesia diharapkan jangan terburu-buru mengakhiri status pandemi. Pasalnya, mengakhiri status pandemi asalkan jumlah kasus positif Covid-19 tidak melonjak. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia diharapkan jangan terburu-buru dalam mengakhiri status pandemi Covid-19 menjadi endemi. Pasalnya, mengakhiri status pandemi hanya bisa tercapai asalkan jumlah kasus positif Covid-19 tidak mengalami pelonjakan.
Pandangan tersebut disampaikan oleh epidemiolog dari Griffith University Australia sekaligus peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global, Dicky Budiman.
Baca juga: Pandemi vs Endemi
Selain itu kata dia, vaksinasi ketiga atau booster juga harus terus digencarkan hingga mencapai cangkupan 90 persen sebelum pandemi ini dinyatakan berakhir.
Dicky memprediksi lonjakan kasus Covid-19 bakal terjadi hingga akhir Januari 2023 akibat banyaknya subvarian baru Omicron yang menyebar.
Pandangan tersebut disampaikan oleh epidemiolog dari Griffith University Australia sekaligus peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global, Dicky Budiman.
Baca juga: Pandemi vs Endemi
Selain itu kata dia, vaksinasi ketiga atau booster juga harus terus digencarkan hingga mencapai cangkupan 90 persen sebelum pandemi ini dinyatakan berakhir.
Dicky memprediksi lonjakan kasus Covid-19 bakal terjadi hingga akhir Januari 2023 akibat banyaknya subvarian baru Omicron yang menyebar.
Lihat Juga :