alexametrics

Permintaan Novel Agar Praperadilan Tertutup Ditolak Hakim

loading...
Permintaan Novel Agar Praperadilan Tertutup Ditolak Hakim
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kemeja putih, (SINDOphoto).
A+ A-
JAKARTA - Kuasa hukum Novel Baswedan sempat meminta agar sidang praperadilan berjalan tertutup saat agenda pemeriksaan bukti-bukti yang mereka ajukan.

Tertutup yang dimaksud ialah supaya tidak dihadiri oleh pihak termohon dalam hal ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Pasalnya, mereka ingin mengajukan sejumlah bukti yang menurutnya tak bisa diketahui Polri.

"Jika diperkenankan kami memohon adanya sidang pemeriksaan tertutup. Sesuai dengan yang dipraktikkan dalam sengketa informasi. Kami memohon tidak dihadiri oleh termohon," kata kuasa hukum Novel, Febionesta di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (3/6/2015).



Mengetahui permohonan itu, kuasa hukum Bareskrim Mabes Polri, Joel Baner meminta agar hakim tunggal Suhairi menolaknya. Karena, sidang yang diajukan Novel adalah praperadilan.

"Ini sengketa praperadilan, bukan sengketa informasi publik. Jadi mohon disampaikan dalam sidang terbuka, baik terhadap termohon atau publik," ucap Joel Baner.

Mengetahui hal ini, Suhairi pun menolak keinginan tersebut sebelum akhirnya menunda jalannya persidangan hingga satu jam ke depan. Pihak Novel pun tak mempersoalkan keputusan tersebut.

"Pemeriksaan bukti-bukti yang mesti disampaikan tertutup. Tapi tidak dikabulkan hakim, ya sudah," kata kuasa hukum Novel lainnya, Bahrain.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak