Utamakan Pejalan Kaki 

Senin, 23 Januari 2023 - 08:24 WIB
loading...
Utamakan Pejalan Kaki 
Pembangunan fasilitas untuk pejalan kali sangat diperlukan. FOTO/WAWAN BASTIAN
A A A
Pejalan kaki sebenarnya sudah mulai mendapat perhatian dari pemerintah. Salah satunya, dengan ditetapkannya tanggal 22 Januari sebagai Hari Pejalan Kaki Nasional .

Namun, dalam kenyataannya nasib para pejalan kaki masih ‘’kalah’’ bahkan tersisih dari dominasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Kesadaran masyarakat untuk menghargai hak para pejalan kaki harus terus digaungkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan mereka.

Penetapan 22 Januari sebagai hari pejalan kaki nasional mengandung makna mendalam. Sebuah tragedi kecelakaan yang menewaskan sembilan orang pejalan kaki di dekat Kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada 22 januari 2012 menjadi awal mula ditetapkannya tanggal tersebut sebagai hari pejalan kaki nasional.

Kala itu, sebuah mobil minibus yang dikendarai Afriyani Susanti dan beberapa temannya menabrak belasan orang yang sedang berjalan di trotoar. Tragis, sembilan orang meninggal akibat sang pengemudi yang ternyata mengendarai kendaraan tersebut dalam kondisi mabuk berat. Semalaman Afriyani dan teman-temannya itu diketahui berpesta narkoba.

Begitulah rapuhnya keamanan para pejalan kaki meski telah memiliki jalur sendiri yaitu trotoar. Kasus para pejalan kaki yang tertabrak kendaraan tentu tidak hanya terjadi pada kisah di atas. Ada banyak kejadian serupa meski tidak setragis tragedi di Tugu Tani tersebut. Berdasarkan data yang dilansir Koalisi Pejalan Kaki, pejalan kaki menempati urutan kedua yang menjadi korban kecelakaan di Indonesia, dengan jumlah korban meninggal rata-rata 14 orang setiap hari.

Sehingga, penghormatan para pejalan kaki memang harus selalu terus dihembuskan ke masyarakat. Karena masih banyak para pengendara baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang kerap melanggar hak pejalan kaki.

Di kota-kota besar yang mecet seperti Jakarta sudah menjadi pemandangan yang jamak para bikers seringkali melintas di trotoar yang seharusnya menjadi tempat khusus para pejalan kaki. Mereka dengan seenaknya melewati trotoar meski ada banyak pejalan kaki yang lewat.

Karena jumlahnya banyak, para pejalan kaki seringkali harus mengalah demi keselamatan mereka. Sebagian masyarakat ada yang berani menghalau para bikers untuk kembali ke jalan raya.

Masih banyaknya para bikers yang nyelonong ke trotoar karena tidak ada kesadaran mereka untuk menghormati para pejalan kaki. Apalagi, selama ini tidak ada sanksi hukuman.

Belum lagi, banyak trotoar kita lihat dijadikan parkir liar sehingga akses pejalan kaki semakin sempit. Seharusnya pemerintah menertibkan praktik-praktir liar semacam itu sehingga tidak mengganggu kenyamanan para pejalan kaki.

Kurangnya kesadaran dan tidak adanya hukuman tersebut membuat para pengendara seenaknya melewati trotoar yang seharusnya menjadi hak para pejalan kaki. Di sejumlah jalanan di Jakarta, terpaksa harus memasang besi berjejer di sepanjang trotoar agar motor tidak bisa melewatinya.

Namun, jumlah troroar yang dipasang besi juga tidak banyak. Selama tidak ada sikap yang saling menghargai antar pengguna jalan, pejalan kaki sebagai pihak yang lemah akan terus terancam.

Bisa jadi Jakarta merupakan kota yang tergolong cukup ramah terhadap para pejalan kaki. Karena memang dalam lima tahun terakhir, Jakarta sangat massif membangun, memperluas dan memperbaiki trotoar untuk para pejalan kaki.

Seharusnya kota-kota lain meniru Jakarta untuk menghormati hak pejalan kaki. Tanpa dukungan regulasi dan infrastruktur dari pemerintah baik pusat maupun daerah, nasib para pejalan kaki akan terus terlunta-lunta. Bagaimana pun jumlah trotoar masih jauh dari memadai.

Kalau kita lihat di Jabodetabek saja, masih banyak jalan yang dibangun tanpa trotoar. Apalagi, di kota-kota lain di Indonesia. Fenomena ini sudah seharusnya menjadi perhatian serius para kepala daerah dan seluruh stakeholder sehingga jumlah pejalan kaki yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas bisa dikurangi bahkan dihilangkan.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Imajinasi Mudik ke Jakarta
Imajinasi Mudik ke Jakarta
Dirjen Polpum Kemendagri...
Dirjen Polpum Kemendagri Ajak Masyarakat Bela Negara melalui Ketahanan Pangan
Tetap Dukung Pramono...
Tetap Dukung Pramono meski Beda Partai, Prabowo: Supaya DKI Aman dan Selamat
Ingat! Ini 8 Titik Perayaan...
Ingat! Ini 8 Titik Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
Rekomendasi
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved