Pernyataan Benny Rhamdani Dinilai sebagai Ajakan Kritik Membangun

Sabtu, 03 Desember 2022 - 06:24 WIB
"Bagaimana pun, dia (Benny) barisan relawan pendukung Jokowi. Jadi, bahasa Benny jangan sekadar dilihat bahasa perangnya. Coba dilihat dari keseluruhan bahasanya," imbuhnya.

Kendati demikian, diakuinya bahwa pihak oposisi mendapat angin segar dari potongan video yang dilontarkan Benny tersebut. Pernyataan Benny digoreng kelompok oposisi untuk menyerang Jokowi dan Ketua BP2MI itu.

"Yang diambil kalimatnya hanya potongan ucapan Benny, tidak keseluruhan penyataan Benny. Tapi, begitulah cara kerja kelompok oposisi yang tidak cerdas. Peristiwa ini juga menunjukkan, apa yang disampaikan Benny kepada Presiden merupakan sebuah kebenaran," katanya.

Dia mencatat bahwa kelompok oposisi pernah menggunakan diksi serupa pada Pilpres 2019. Bahkan, mengasosiasikan Pilpres dengan perang badar dan perang total untuk membakar semangat para pendukungnya.

"Dari rangkaian peristiwa itu, kita bisa mengambil poin besarnya. Ketika kelompok oposisi menggunakan diksi perang mereka bilang itu untuk membakar semangat dan membangun kekuatan. Tapi, ketika kelompok pendukung Jokowi menggunakan kata yang sama mereka bilang arogan dan otoriter," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!