Laksda Suprianto Irawan, Pentolan Kopaska Berjuluk Macan Laut Akhiri Pengabdian di TNI AL

Kamis, 24 November 2022 - 21:18 WIB
Tak lama setelah itu, ia menginisiasi pembentukan tim taktis penindak kejahatan di kawasan armada barat yang dinamakan western fleet quick respond sewaktu menjabat Danlantamal IV. Berkat inisatifnya bersama pimpinan TNI AL ketika itu, ia berhasil menekan tingkat kejahatan dari yang semula dijuluki ‘the most dangerous waters in the world’ menjadi zero.

Di antara kasus besar di bawah kendalinya adalah pengungkapan kejahatan narkotika jenis sabu, dengan barang bukti sejumlah satu ton yang menjadi terbesar sepanjang sejarah. Ketika itu, Panglima TNI pun turun langsung mengapresiasi.

“Tidak jarang nyawa menjadi taruhan, tapi sejak awal saya disumpah untuk melindungi NKRI dengan segenap tumpah darah, itu esensi dari sapta marga, apa pun kita siap untuk negara,” ujar Irawan dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).

Ia pun dikenal sangat vokal bicara tentang bahaya narkoba sebagai ancaman asimetris kedaulatan bangsa. Sejarah mencatat prestasi gemilangnya turut mengantarkan Irawan menjadi tangan kanan dari orang nomor satu di TNI AL yaitu selaku Aspam KSAL.

Setelah itu, Irawan pun diberi tugas khusus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Sestama Bakamla). Sebagai orang nomor dua di institusi tersebut, ia menjadi motor di balik penguatan Bakamla sebagai Indonesian Coast Guard hingga lahirnya peraturan baru terkait integrasi keamanan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!