LPSK Ingin Sidang Bharada E Dipisah dari Terdakwa Lain
Minggu, 06 November 2022 - 14:26 WIB
Terdakwa Bharada E saat menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/1/2022). FOTO/MPI/FAISAL RAHMAN
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK ) menyarankan agar sidang kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang tidak digabung dengan terdakwa lain. Pemisahan sidang Bharada E untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan terjadi.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menanggapi kabar penggabungan sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf pada Senin (7/11/2022) besok.
"Ya tentu tetap posisi antara Bharada E dan terdakwa lainnya sebaiknya tetap terpisah ya. Ya artinya kita kan memastikan bahwa tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Ya menurut saya sih sebaiknya Bharada E tidak digabungkan dengan terdakwa lainnya," kata Edwin saat dihubungi, Minggu (6/11/2022). Sayang, Edwin tidak menjelaskan lebih lanjut tentang hal-hal yang tidak diinginkan jika sidang tiga terdakwa digabungkan menjadi satu.
Baca juga: 12 Saksi di Sidang Bharada E, Ada Sopir sampai Staf Pribadi Ferdy Sambo
Hal ini disampaikan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi menanggapi kabar penggabungan sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf pada Senin (7/11/2022) besok.
"Ya tentu tetap posisi antara Bharada E dan terdakwa lainnya sebaiknya tetap terpisah ya. Ya artinya kita kan memastikan bahwa tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Ya menurut saya sih sebaiknya Bharada E tidak digabungkan dengan terdakwa lainnya," kata Edwin saat dihubungi, Minggu (6/11/2022). Sayang, Edwin tidak menjelaskan lebih lanjut tentang hal-hal yang tidak diinginkan jika sidang tiga terdakwa digabungkan menjadi satu.
Baca juga: 12 Saksi di Sidang Bharada E, Ada Sopir sampai Staf Pribadi Ferdy Sambo
Lihat Juga :