Menag Yaqut di Forum R20: Indonesia Tidak Kaya tapi Sama Tangguh dengan Negara G20

Kamis, 03 November 2022 - 00:05 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Indonesia tidak kaya materi ekonomi tapi tidak kalah tangh dengan negara-negara G20, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Foto/ist
JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memaparkan paradoks globalisasi dalam forum Religion of Twenty (R20) di Bali, Rabu, (2/11/2022). Globalisasi, kata Yaqut, menyatukan sekaligus membelah di saat yang bersamaan.

Menurut dia, globalisasi telah mengintegrasikan manusia dalam kultur global. Tetai globalisasi juga membelah dan membangun stratifikasi baru, yang mengakibatkan banyak kaum miskin di berbagai negara.



Paradoks lainnya, bencana pandemi yang mengglobal, juga menghadirkan solidaritas. Di dalam pandemi, semua orang sama-sama menghadapi risiko di hadapan keganasan virus yang mematikan. Pandemi telah membangkitkan militansi akal budi.

"Indonesia jelas bukanlah bangsa yang memiliki kekuatan hebat untuk berpacu dalam kompetisi teknologi dan sains, secara ekonomi Indonesia juga tidak memiliki kemakmuran materiil sebagaimana sebagian besar negara-negara sahabat anggota G20 lainnya. Namun demikian, dalam menghadapi bahaya dan masalah, Indonesia terbukti sama tangguhnya dengan bangsa-bangsa maju lainnya," jelas Yaqut.

Baca juga: R20, Upaya Melawan Politik Identitas Dunia Global
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!