Gelar Religion Fest, Menag Kick Off Hari Santri 2024
Rabu, 09 Oktober 2024 - 21:47 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggelar Religion Fest dalam rangka peringatan Hari Santri 2024 yang diadakan setiap 22 Oktober. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar kegiatan Religion Fest. Kegiatan tersebut diselenggarakan jelang peringatan Hari Santri 2024 yang diadakan setiap 22 Oktober.
Kegiatan yang mengangkat tema "Religion Festival: Faster, Better, Stronger" yang digelar di JIExpo Theatre Jakarta, Kemayoran ini menyajikan seluruh capaian kinerja Kemenag di bidang keagamaan dan pendidikan. Termasuk launching tema dan logo Hari Santri 2024.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada para santri. "Sebab tanpa santri tidak ada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya, Rabu (9/10/2024).
Gus Men panggilan Yaqut Cholil Qoumas meminta para santri bangga karena santri bisa menjadi apa saja. "Santri yang jadi Presiden, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Jadi berbanggalah, kalian," ucapnya.
Ketua Panitia Religion Fest 2024 Ahmad Zainul Hamdi mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pertanggung jawaban Menag kepada publik terhadap apa yang selama ini telah dikerjakan.
Kegiatan yang mengangkat tema "Religion Festival: Faster, Better, Stronger" yang digelar di JIExpo Theatre Jakarta, Kemayoran ini menyajikan seluruh capaian kinerja Kemenag di bidang keagamaan dan pendidikan. Termasuk launching tema dan logo Hari Santri 2024.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada para santri. "Sebab tanpa santri tidak ada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya, Rabu (9/10/2024).
Gus Men panggilan Yaqut Cholil Qoumas meminta para santri bangga karena santri bisa menjadi apa saja. "Santri yang jadi Presiden, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Jadi berbanggalah, kalian," ucapnya.
Ketua Panitia Religion Fest 2024 Ahmad Zainul Hamdi mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pertanggung jawaban Menag kepada publik terhadap apa yang selama ini telah dikerjakan.
Lihat Juga :