Sebulan, PPATK Bekukan 242 Rekening Terindikasi Aktivitas Judi
Minggu, 02 Oktober 2022 - 10:05 WIB
Kepala PPATK Ivan Yustivandana mengungkapkan telah membekukan 242 rekening terkait judi online dalam sebulan terakhir. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) membekukan sementara 242 rekening pada periode Agustus hingga September 2022. Rekening-rekening tersebut terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pembekuan rekening ini juga dilakukan untuk mengungkap judi online di Indonesia. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus.
“Pada periode tersebut PPATK juga telah melakukan penghentian sementara transaksi terhadap 242 rekening karena diindikasikan ada kaitannya dengan aktivitas judi,” ucap Ivan dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (2/10/2022).
Baca juga: Polisi Gerebek Judi Online di Hotel Kuta Bali
“Secara responsif koordinasi PPATK terus berjalan, dan proses penyidikan maupun penyelidikan terus dilakukan oleh Kepolisian,” tutur kepala PPATK kelima ini.
Pada periode ini juga PPATK juga telah menyampaikan hasil analisis terkait judi kepada Korps Bhayangkara. Hasilnya, ada 21 analisis proaktif dan 16 analis reaktif.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pembekuan rekening ini juga dilakukan untuk mengungkap judi online di Indonesia. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus.
“Pada periode tersebut PPATK juga telah melakukan penghentian sementara transaksi terhadap 242 rekening karena diindikasikan ada kaitannya dengan aktivitas judi,” ucap Ivan dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu (2/10/2022).
Baca juga: Polisi Gerebek Judi Online di Hotel Kuta Bali
“Secara responsif koordinasi PPATK terus berjalan, dan proses penyidikan maupun penyelidikan terus dilakukan oleh Kepolisian,” tutur kepala PPATK kelima ini.
Pada periode ini juga PPATK juga telah menyampaikan hasil analisis terkait judi kepada Korps Bhayangkara. Hasilnya, ada 21 analisis proaktif dan 16 analis reaktif.
Lihat Juga :