Pendafaran Merek Citayam Fashion Week ke HAKI Picu Polemik, Ini Kata Praktisi Hukum

Senin, 25 Juli 2022 - 19:40 WIB
Menurut Hendra dalam HAKI ada yang dinamakan hak moral dan hak ekonomi. Hak moral adalah hak penemu atau pencipta untuk disebut dalam sertifikat HAKI sedangkan hak ekonomi adalah hak pemegang HAKI untuk mengeksploitasi HAKI terdaftar secara ekonomi. Apabila Citayam Fashion Week berhasil terdaftar atas nama perusahaan Baim Wong atau Indigo, maka secara hukum mereka akan memegang hak moral dan hak ekonomi atas Citayam Fashion Week.

Baca juga: Penjelasan Baim Wong usai Daftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI: Saya Punya Visi

“Kalau alasannya untuk memberdayakan masyarakat, maka kenapa pendaftaran memakai perusahaan pribadi? Lebih baik membantu mendirikan perusahaan baru di mana masyarakat Citayam menjadi pemegang saham mayoritas. Perusahaan baru ini nanti yang mendaftarkan merek Citayam Fashion Week sehingga hak moral dan hak ekonomi akan berada di tangan komunitas,” katanya.

Persoalan hukum lainnya adalah, siapa yang mencetuskan istilah atau memulai fenomena Citayam Fashion Week, sebab daripada merek, pendekatan hak cipta lebih cocok. Dalam rezim hak cipta, tidak perlu pendaftaran ke DJKI karena hak cipta lahir otomatis begitu ciptaan diekspresikan.

“Orang yang pertama kali mencetuskan istilah Citayam Fashion Week harus dipastikan sehingga tidak mengurangi hak moral dan hak ekonomi yang bersangkutan,” tutup Hendra.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!