Ingin Teruskan Legacy Jokowi, KIB Perlu Perjelas Program yang Dilanjutkan

Sabtu, 16 Juli 2022 - 16:59 WIB
"Contoh legacy buruknya adalah konflik di tengah masyarakat, terjadi pembelahan. Apa itu legacy? Apakah itu yang dimaksudkan? Karena tidak bisa dituntaskan oleh Jokowi. Sampai saat ini tidak ada greget, gregetnya cuma IKN, infrastruktur," ungkapnya.

Untuk itu, Siti Zuhro menekankan pentingnya KIB untuk memperjelas program yang akan dilanjutkan dari Pemerintahan Jokowi. Menurutnya, publik pada era ini sudah mengedepankan rasionalitas, dibanding hanya menerima program yang masih samar-samar.

"Kita sudah say good bye dengan era analog, era yang cuma dicekokin saja. Itu era dulu. Saat ini enggak bisa lagi hal-hal yang seperti diberlakukan," tandasnya.

Apalagi, Wiwiek menambahkan pada Pemilu 2024 ini mayoritas adalah pemilih berusia muda. Para pemilih itu tentu akan mengedepankan rasionalitas. Baca juga: Pengamat soal Pernyataan Airlangga: KIB Sasar Pendukung Jokowi

"Orang-orang muda berusia 45 ke bawah, usia 17 tahun pemilih pemula sampai 45 itu mendominasi nanti, mayoritas. Masak diberikan suguhan-suguhan yang tidak rasional," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!