Pengamat soal Pernyataan Airlangga: KIB Sasar Pendukung Jokowi
Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:40 WIB
loading...
Teguh Yuwono menilai pernyataan melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi bertujuan untuk mencari dukungan dari pemilih Jokowi. Foto/antara
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam sebuah acara di televisi swasta Rabu (13/7/2022) mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Secara politik pernyataan itu bertujuan untuk memperoleh dukungan dari basis pemilih Jokowi.
Hal ini dinilai oleh pengamat politik sebagai hak yang lumrah, namun menjadi strategi KIB untuk mendapatkan dukungan dari basis pemilih Jokowi.
"Saya kira dalam politik, klaim politik itu sesuatu yang biasa dan wajar. Misalnya KIB menggunakan kata-kata legacy presiden Jokowi, itu kan satu upaya untuk mempengaruhi pemilih karena bagaimanapun Pak Jokowi punya grass root, pemilih akar rumput politik yang besar," kata pengamat politik Universitas Diponegoro Teguh Yuwono kepada wartawan, dikutip Jumat (15/7/2022).
Baca juga: Airlangga Dorong Pesantren Lahirkan Santripreneur
Menurut Teguh, dengan melanjutkan legacy Jokowi, KIB yang digawangi Golkar bersama PAN dan PPP akan memperoleh dukungan psikologis masyarakat. Namun, pernyataan ini juga perlu diperkuat oleh tim Presiden Jokowi atau tim pemerintah sebagai bentuk validasi.
Hal ini dinilai oleh pengamat politik sebagai hak yang lumrah, namun menjadi strategi KIB untuk mendapatkan dukungan dari basis pemilih Jokowi.
"Saya kira dalam politik, klaim politik itu sesuatu yang biasa dan wajar. Misalnya KIB menggunakan kata-kata legacy presiden Jokowi, itu kan satu upaya untuk mempengaruhi pemilih karena bagaimanapun Pak Jokowi punya grass root, pemilih akar rumput politik yang besar," kata pengamat politik Universitas Diponegoro Teguh Yuwono kepada wartawan, dikutip Jumat (15/7/2022).
Baca juga: Airlangga Dorong Pesantren Lahirkan Santripreneur
Menurut Teguh, dengan melanjutkan legacy Jokowi, KIB yang digawangi Golkar bersama PAN dan PPP akan memperoleh dukungan psikologis masyarakat. Namun, pernyataan ini juga perlu diperkuat oleh tim Presiden Jokowi atau tim pemerintah sebagai bentuk validasi.
Lihat Juga :