Jaga Demokrasi Indonesia, Politik Inklusi Cak Imin Diapresiasi
Rabu, 06 Juli 2022 - 19:05 WIB
Para penulis dalam buku tersebut di antaranya Adriana Elisabeth, Alfrizal Malna, Arie Sujito, Dian Kartika Sari, Ester Jusuf, Teguh Dartanto, Lily Hikam, Binny Buchori, Timer Manurung, Hanif Dhakiri, Sugeng Bahagijo, Sudibyo Markus, Handrawan Nadesul, Laus Deo Calvin Rumayom, Teuku Kemal Fasya, Yanuar Nugroho, I Ngurah Suryawan, dan sebagainya.
Sementara itu, dalam pengantar buku tersebut, Muhaimin Iskandar menyatakan Indonesia masa depan harus dipandu dengan ide-ide besar masa depan berupa visi bahwa setiap warga adalah penting dan harus dilindungi dan dilayani setara, lepas dari kelas sosial, agama dan suku bangsanya.
“Sumberdaya perlu dikelola secara bersama dan bukan hanya dikuasai oleh korporasi. Dengan cara itu, Indonesia berjuang keras untuk menghentikan kesenjangan, ketimpangan sosial ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, dalam pengantar buku tersebut, Muhaimin Iskandar menyatakan Indonesia masa depan harus dipandu dengan ide-ide besar masa depan berupa visi bahwa setiap warga adalah penting dan harus dilindungi dan dilayani setara, lepas dari kelas sosial, agama dan suku bangsanya.
“Sumberdaya perlu dikelola secara bersama dan bukan hanya dikuasai oleh korporasi. Dengan cara itu, Indonesia berjuang keras untuk menghentikan kesenjangan, ketimpangan sosial ekonomi,” tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :