KSAD Dudung Apresiasi Pangdam Pantau Ketersediaan dan Harga Minyak Goreng
Jum'at, 27 Mei 2022 - 17:54 WIB
Dari pemaparan yang disampaikan didapati harga minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebab, pengecer masih menjual stok lama, ketika harga masih mahal serta beban biaya distribusi karena kondisi jarak tempuh yang jauh antara distributor, pengecer hingga ke konsumen.
Di beberapa daerah juga terdapat pengecer yang menjual minyak goreng curah dengan harga sesuai HET yaitu Rp14.000. Bahkan di wilayah Sumenep ada yang menjual di bawah HET dengan harga Rp12.750 di tingkat distributor. Harga tertinggi ditemukan di Garut, Jawa Barat dengan harga jual dari pengecer ke konsumen sebesar Rp25.000/liter.
KSAD menyampaikan ke jajaran di daerah agar terus memantau dan mengendalikan distribusi maupun harga minyak goreng di pasaran untuk membantu masyarakat. Ini selaras perintah Harian KSAD ke-5 bahwa TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi.
Baca juga: Jual Minyak Goreng di Atas HET, Kios di Pasar Bogor Ditempeli Stiker Merah
"Terus lakukan pemantauan agar harga minyak goreng betul-betul dapat dikendalikan supaya dampak harga dari distributor dan pengecer ke konsumen tidak terlalu tinggi, sehingga dapat mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat," kata KSAD.
Di beberapa daerah juga terdapat pengecer yang menjual minyak goreng curah dengan harga sesuai HET yaitu Rp14.000. Bahkan di wilayah Sumenep ada yang menjual di bawah HET dengan harga Rp12.750 di tingkat distributor. Harga tertinggi ditemukan di Garut, Jawa Barat dengan harga jual dari pengecer ke konsumen sebesar Rp25.000/liter.
KSAD menyampaikan ke jajaran di daerah agar terus memantau dan mengendalikan distribusi maupun harga minyak goreng di pasaran untuk membantu masyarakat. Ini selaras perintah Harian KSAD ke-5 bahwa TNI AD harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi.
Baca juga: Jual Minyak Goreng di Atas HET, Kios di Pasar Bogor Ditempeli Stiker Merah
"Terus lakukan pemantauan agar harga minyak goreng betul-betul dapat dikendalikan supaya dampak harga dari distributor dan pengecer ke konsumen tidak terlalu tinggi, sehingga dapat mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat," kata KSAD.
Lihat Juga :