Usai WFH, Struktur Jabatan di Lingkungan ASN Dirombak
Senin, 22 Juni 2020 - 07:35 WIB
Dia menyebut bahwa hal tersebut akan membawa ada perubahan tren pekerjaan ASN di era New Normal. Di antaranya mencakup peningkatan volume, konektivitas data kerja, terjadinya peningkatan tuntutan analisis big data, dan peningkatan transaksi dan interaksi pekerjaan secara digital.
Menurutnya, keberadaan pandemi Covid-19 justru memiliki dampak yang memaksa memasuki era 4.0. “Gara-gara Covid-19, secara tidak langsung kita dipaksa jadi Society 4.0,” ucapnya.
Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) mengatakan terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait dengan sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Dia mengatakan akan menata ulang sistem manajemen SDM ASN sesuai dengan tatanan kenormalan baru. (Baca juga: Atasi Pandemi Corona, Pemerintah Diminta Aktif LIbatkan Generasi Muda)
“Salah satu hal yang menjadi langkah kita adalah bagaimana melakukan perubahan formasi kebutuhan kompetensi ASN,” katanya melalui pesan singkatnya, Jumat (19/6/2020).
Dia mengatakan, langkah ini diambil karena produktivitas ASN saat kerja dari rumah atau work from home tidak merata. Kelompok ASN yang produktif saat WFH bahkan bekerja melebihi dari yang seharusnya.
Menurutnya, keberadaan pandemi Covid-19 justru memiliki dampak yang memaksa memasuki era 4.0. “Gara-gara Covid-19, secara tidak langsung kita dipaksa jadi Society 4.0,” ucapnya.
Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) mengatakan terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait dengan sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Dia mengatakan akan menata ulang sistem manajemen SDM ASN sesuai dengan tatanan kenormalan baru. (Baca juga: Atasi Pandemi Corona, Pemerintah Diminta Aktif LIbatkan Generasi Muda)
“Salah satu hal yang menjadi langkah kita adalah bagaimana melakukan perubahan formasi kebutuhan kompetensi ASN,” katanya melalui pesan singkatnya, Jumat (19/6/2020).
Dia mengatakan, langkah ini diambil karena produktivitas ASN saat kerja dari rumah atau work from home tidak merata. Kelompok ASN yang produktif saat WFH bahkan bekerja melebihi dari yang seharusnya.
Lihat Juga :