Selama Masa Mudik Lebaran, Pemda Harus Jamin Prokes Tetap Dijalankan
Rabu, 20 April 2022 - 15:10 WIB
Ilustrasi sejumlah warga yang akan melakukan mudik lebaran. Foto/Dok.SINDOnews
JAKARTA - Selama masa mudik Lebaran 2022 , pemerintah daerah (pemda) diminta menjamin protokol kesehatan (prokes) selalu dijalankan. Pasalnya, Covid-19 belum hilang, sehingga potensi kenaikan kasusnya tetap ada.
"Pemda sebagai penanggung jawab pemerintahan di tingkatan daerah tentu harus tetap memberdayakan segenap perangkatnya untuk menjamin protokol kesehatan tetap berjalan. Utamanya di ruang-ruang publik," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) Ardiansyah Bahar, Rabu (20/4/2022).
Namun, kata dia, pemda harus tetap mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan bersahabat. Dia pun mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih ada dan saat ini masih masa pandemi.
Baca juga: Pemudik Mulai Padati Stasiun Malang, Seperti Ini Penampakannya
Maka itu, protokol kesehatan harus tetap diperketat walaupun pemerintah sudah mengizinkan masyarakat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2022. Ardiansyah berharap disiplin protokol kesehatan yang ketat dapat mengurangi risiko peningkatan kasus Covid-19 setelah libur Lebaran 2022.
"Semoga saja tidak akan terjadi lagi lonjakan kasus seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena sebagian besar masyarakat sudah pernah terpapar dan juga telah divaksinasi Covid-19. Namun sekali lagi, jangan pernah lengah menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.
"Pemda sebagai penanggung jawab pemerintahan di tingkatan daerah tentu harus tetap memberdayakan segenap perangkatnya untuk menjamin protokol kesehatan tetap berjalan. Utamanya di ruang-ruang publik," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK) Ardiansyah Bahar, Rabu (20/4/2022).
Namun, kata dia, pemda harus tetap mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan bersahabat. Dia pun mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih ada dan saat ini masih masa pandemi.
Baca juga: Pemudik Mulai Padati Stasiun Malang, Seperti Ini Penampakannya
Maka itu, protokol kesehatan harus tetap diperketat walaupun pemerintah sudah mengizinkan masyarakat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2022. Ardiansyah berharap disiplin protokol kesehatan yang ketat dapat mengurangi risiko peningkatan kasus Covid-19 setelah libur Lebaran 2022.
"Semoga saja tidak akan terjadi lagi lonjakan kasus seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena sebagian besar masyarakat sudah pernah terpapar dan juga telah divaksinasi Covid-19. Namun sekali lagi, jangan pernah lengah menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.
Lihat Juga :