Heroik! 69 Pasukan Khusus TNI AU Gugur Ditembak dalam Misi Pengibaran Bendera Merah Putih
Minggu, 20 Maret 2022 - 07:17 WIB
Lagi-lagi, pasukan yang diterjunkan harus menghadapi kerasnya alam Papua. Tidak sedikit prajurit Kopasgat yang tersangkut di pohon yang memiliki ketinggian di atas 30 meter, tercebur di rawa-rawa. Bahkan tidak sedikit pula yang mendarat tepat di markas Belanda di Kampung Wersar seperti yang dialami PU I Lili Sumarli, PU I Gunarso dan Kapten Udara (KU) II Alex Sangido serta KU II Wangko. Akibatnya, pertempuran sengit di malam hari tak terhindarkan. Dalam pertempuran yang terjadi pada dini hari tersebut, Kapten Udara (KU) II Alex Sangido dan KU II Wangko ditemukan gugur.
Sementara itu, tentara Belanda yang mendapat serangan mendadak dari Kopasgat langsung kocar-kacir melarikan diri. Setelah berhasil menguasai Kampung Wersar, SMU Mengko kemudian mengeluarkan Bendera Merah Putih dan ranselnya. Setelah memerintahkan anak buahnya menebang pohon setinggi 4 meter, Bendera Merah Putih yang dibawanya langsung diikat dan ditancapkan.
Penancapan Bendera Merah Putih itu disaksikan oleh anggota Kopasgat yang berkumpul di sekitarnya. Mereka kemudian memberikan hormat. Lokasi ini menjadi tempat bersejarah karena untuk pertama kalinya Bendera Merah Putih berkibar di Irian Barat.
”Di Kampung Wersar, saya melihat Bendera Merah Putih yang dikibarkan SMU Mengko dan teman-temannya sudah berkibar,” kenang PU I Rebo Hartono dalam buku berjudul “Heroisme PGT Dalam Operasi Serigala: Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Teminabuan” yang diterbitkan Subdisjarah Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau).
Perang gerilya yang dilakukan Kopasgat membuat Belanda kewalahan dan mengirimkan bala bantuan dari Biak ke Teminabuan. Sebanyak 2 Kompi Marinir, yang merupakan pasukan elite Belanda itu dikirim untuk menghadapi prajurit Kopasgat.
”Operasi ini sukses, PGT AURI berhasil mengemban misi Trikora yakni mengibarkan Bendera Merah Putih di Kampung Wersar Teminabuan. Sebagai tanda untuk pertama kalinya Bendera Merah Putih berkibar di Irian Barat. Keberhasilan misi ini harus ditebus dengan gugurnya 69 prajurit PGT,” tulis buku tersebut,
Di kemudian hari, aksi heroik Kopasgat di Kampung Wersar diabadikan dalam Tugu Merah Putih. Pada tugu perjuangan tersebut terdapat lambang Swa Bhuana Paksa sebagai bentuk kebanggaan TNI AU dalam peranannya mengintegrasikan Irian Barat ke dalam wilayah Indonesia.
Di atas tugu terdapat patung prajurit Kopasgat dengan payung mengembang yang menggambarkan heroism. Di masing-masing sisi tugu terdapat nama-nama prajurit Kopasgat yang gugur maupun selamat dalam penerjunan di Teminabuan.
Sementara itu, tentara Belanda yang mendapat serangan mendadak dari Kopasgat langsung kocar-kacir melarikan diri. Setelah berhasil menguasai Kampung Wersar, SMU Mengko kemudian mengeluarkan Bendera Merah Putih dan ranselnya. Setelah memerintahkan anak buahnya menebang pohon setinggi 4 meter, Bendera Merah Putih yang dibawanya langsung diikat dan ditancapkan.
Penancapan Bendera Merah Putih itu disaksikan oleh anggota Kopasgat yang berkumpul di sekitarnya. Mereka kemudian memberikan hormat. Lokasi ini menjadi tempat bersejarah karena untuk pertama kalinya Bendera Merah Putih berkibar di Irian Barat.
”Di Kampung Wersar, saya melihat Bendera Merah Putih yang dikibarkan SMU Mengko dan teman-temannya sudah berkibar,” kenang PU I Rebo Hartono dalam buku berjudul “Heroisme PGT Dalam Operasi Serigala: Pengibaran Bendera Merah Putih Pertama di Teminabuan” yang diterbitkan Subdisjarah Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau).
Perang gerilya yang dilakukan Kopasgat membuat Belanda kewalahan dan mengirimkan bala bantuan dari Biak ke Teminabuan. Sebanyak 2 Kompi Marinir, yang merupakan pasukan elite Belanda itu dikirim untuk menghadapi prajurit Kopasgat.
”Operasi ini sukses, PGT AURI berhasil mengemban misi Trikora yakni mengibarkan Bendera Merah Putih di Kampung Wersar Teminabuan. Sebagai tanda untuk pertama kalinya Bendera Merah Putih berkibar di Irian Barat. Keberhasilan misi ini harus ditebus dengan gugurnya 69 prajurit PGT,” tulis buku tersebut,
Di kemudian hari, aksi heroik Kopasgat di Kampung Wersar diabadikan dalam Tugu Merah Putih. Pada tugu perjuangan tersebut terdapat lambang Swa Bhuana Paksa sebagai bentuk kebanggaan TNI AU dalam peranannya mengintegrasikan Irian Barat ke dalam wilayah Indonesia.
Di atas tugu terdapat patung prajurit Kopasgat dengan payung mengembang yang menggambarkan heroism. Di masing-masing sisi tugu terdapat nama-nama prajurit Kopasgat yang gugur maupun selamat dalam penerjunan di Teminabuan.
(cip)
Lihat Juga :