Jokowi Dinilai Lambat Tolak Penundaan Pemilu, Indikasi Ada Komunikasi Terputus
Jum'at, 04 Maret 2022 - 07:07 WIB
"Besarnya pengaruh dan kekuatan ekonomi-politik kelompok di lingkaran Presiden ini ingin menjaga jarak dengan PDIP, dan mengambil alih pengaruh dan otoritas kekuasaan Presiden," jelas dosen Universitas Paramadina tersebut.
Untuk itu menurutnya, PDIP harus mengevaluasi soliditas koalisi partai politik di lingkungan pemerintahan. Sebab, suara partai-partai politik sudah tidak solid dan terpecah sesuai dengan kepentingan masing-masing.
"Perpecahan kekuatan pendukung pemerintah ini terlihat jelas dalam wacana penundaan pemilu ini. Di mana PKB, Golkar, dan PAN mendukung secara jelas, sedangkan PDIP, Nasdem, dan Gerindra menolak secara tegas wacana tersebut," pungkas Khoirul Umam.
Untuk itu menurutnya, PDIP harus mengevaluasi soliditas koalisi partai politik di lingkungan pemerintahan. Sebab, suara partai-partai politik sudah tidak solid dan terpecah sesuai dengan kepentingan masing-masing.
"Perpecahan kekuatan pendukung pemerintah ini terlihat jelas dalam wacana penundaan pemilu ini. Di mana PKB, Golkar, dan PAN mendukung secara jelas, sedangkan PDIP, Nasdem, dan Gerindra menolak secara tegas wacana tersebut," pungkas Khoirul Umam.
(maf)
Lihat Juga :