Jokowi Dinilai Lambat Tolak Penundaan Pemilu, Indikasi Ada Komunikasi Terputus

Jum'at, 04 Maret 2022 - 07:07 WIB
loading...
Jokowi Dinilai Lambat...
Respons klarifikasi Presiden Jokowi terkait wacana penundaan Pemilu 2024 dinilai lambat. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Indostrategic, Khoirul Umam. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Respons klarifikasi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) terkait munculnya wacana penundaan Pemilu 2024 dinilai lambat. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Khoirul Umam.

Baca juga: Kegaduhan Presiden 3 Periode dan Penundaan Pemilu Digaungkan Kelompok Kecil

Padahal di sisi lain kata Khoirul Umam, sikap PDIP sebagai pemilik saham politik utama pemerintahan sudah sejak awal jelas menolak gagasan ini.

Baca juga: Partai Pencetus Pemilu 2024 Ditunda Berpotensi Alami Turbulensi di Pilpres dan Pileg

"Jelas mengindikasikan adanya komunikasi yang terputus antara PDIP dengan gerbong Istana Presiden yang seolah berjalan sendiri," ujar Khoirul Umam, Jumat (4/3/2022).

Ia menyebutkan, ada elemen di dalam lingkaran Istana Presiden yang berada di luar kendali partai penguasa (the ruling party).

Sebagaimana dijelaskan oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan, gerbong Istana Presiden yang dimaksud adalah kelompok kepentingan ekonomi-politik.

"Dimotori oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP) yang mengorkestrasi suara menteri dan juga para ketua umum partai politik. Dengan klaim telah mendapatkan restu dan persetujuan langsung dari Presiden Jokowi," ungkap Khoirul Umam.

Hal ini kata dia, menandakan ada kekuatan di lingkaran Presiden yang sudah mulai liar dan sudah berada di luar kontrol partai penguasa.

"Besarnya pengaruh dan kekuatan ekonomi-politik kelompok di lingkaran Presiden ini ingin menjaga jarak dengan PDIP, dan mengambil alih pengaruh dan otoritas kekuasaan Presiden," jelas dosen Universitas Paramadina tersebut.

Untuk itu menurutnya, PDIP harus mengevaluasi soliditas koalisi partai politik di lingkungan pemerintahan. Sebab, suara partai-partai politik sudah tidak solid dan terpecah sesuai dengan kepentingan masing-masing.

"Perpecahan kekuatan pendukung pemerintah ini terlihat jelas dalam wacana penundaan pemilu ini. Di mana PKB, Golkar, dan PAN mendukung secara jelas, sedangkan PDIP, Nasdem, dan Gerindra menolak secara tegas wacana tersebut," pungkas Khoirul Umam.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Senjakala Oposisi dalam...
Senjakala Oposisi dalam Labirin Koalisi Permanen
Di Depan Prabowo, Bahlil...
Di Depan Prabowo, Bahlil Usulkan Bentuk Koalisi Permanen: Jangan Koalisi On-off
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Berita Terkini
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved