Mahfud MD Tegaskan Islam dan Konstitusi Bukan untuk Dipertentangkan
Minggu, 19 Desember 2021 - 11:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, agar jangan pertentangkan ajaran Islam dan konstitusi. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, jangan pertentangkan ajaran Islam dan konstitusi. Mahfud MD berujar, banyak orang yang mempertentangkan lebih bagus Al-Quran atau Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Baca juga: Mahfud MD Sebut 448.000 Ormas di Indonesia Tunjukkan Negara Demokratis
"Dalam rangka cinta kepada Indonesia, membangun Indinesia tercinta ini, mari kita pedomani ajaran Al-Quran, ajaran Islam, tetapi jangan pertentangkan ajaran Islam dan konstitusi," ujar Mahfud dalam Muktamar IV Wahdah Islamiyah secara virtual, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Mahfud MD Sebut 2.000 Hunian Baru Akan Dibangun bagi Korban Erupsi Semeru
Mahfud mengungkapkan, karena banyak orang itu mempertentangkan bagus mana Al-Quran dengan Undang-Undang Dasar, ya bagus Al-Quran dong, tapi kan itu tidak bisa. Tidak bisa dibandingkan begitu.
"Bagus mana Nabi Muhammad dengan Soekarno, ya pastilah bagus Nabi Muhammad wong Soekarno sendiri Jokowi sendiri juga pengikut Nabi Muhammad membaca salawat setiap hari, ya kan. Jadi jangan mempertentangkan begitu," ungkapnya.
Baca juga: Mahfud MD Sebut 448.000 Ormas di Indonesia Tunjukkan Negara Demokratis
"Dalam rangka cinta kepada Indonesia, membangun Indinesia tercinta ini, mari kita pedomani ajaran Al-Quran, ajaran Islam, tetapi jangan pertentangkan ajaran Islam dan konstitusi," ujar Mahfud dalam Muktamar IV Wahdah Islamiyah secara virtual, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Mahfud MD Sebut 2.000 Hunian Baru Akan Dibangun bagi Korban Erupsi Semeru
Mahfud mengungkapkan, karena banyak orang itu mempertentangkan bagus mana Al-Quran dengan Undang-Undang Dasar, ya bagus Al-Quran dong, tapi kan itu tidak bisa. Tidak bisa dibandingkan begitu.
"Bagus mana Nabi Muhammad dengan Soekarno, ya pastilah bagus Nabi Muhammad wong Soekarno sendiri Jokowi sendiri juga pengikut Nabi Muhammad membaca salawat setiap hari, ya kan. Jadi jangan mempertentangkan begitu," ungkapnya.
Lihat Juga :