Tinggi Letusan Gunung Semeru Diperkirakan Mencapai 45 Km
Minggu, 05 Desember 2021 - 22:12 WIB
"Yang perlu kita waspadai tingkat curah hujan ini tidak ekstrem, sehingga tidak memicu hal-hal lain. Karena record sebelum-sebelumnya normal saja. Apakah ada faktor eksternal curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan ketidakkestabilan kubangan, sehingga peluncurannya cukup jauh," katanya.
Setelah erupsi besar pada Sabtu (4/12/2021), Gunung Semeru kembali meletus sebanyak tiga kali selama 24 jam terakhir. Sesuai ciri khasnya erupsi Gunung Semeru yakni mengeluarkan awan panas. "Memang setelah letusan kemarin masih kita rekam beberapa erupsi lagi yaitu semburan awan panas. Ya ini ciri khas Gunung Semeru yakni awan panas guguran setidaknya ada tiga," kata Eko.
Erupsi susulan pertama terjadi pada pukul 00.30 WIB di Minggu (6/12/2021). Kemudian kedua setelah salat subuh dan ketiga pukul 10.00 WIB lebih. "Dua pertama tidak terlihat seberapa jauh luncurannya karena situasi tertutup kabut. Yang jam 10 pagi lebih kurang 2 km dari puncak luncurannya," katanya.
Baca juga: TNI, Polri dan Forkopimda Jatim Kolaborasi Tangani Erupsi Gunung Semeru
Setelah erupsi besar pada Sabtu (4/12/2021), Gunung Semeru kembali meletus sebanyak tiga kali selama 24 jam terakhir. Sesuai ciri khasnya erupsi Gunung Semeru yakni mengeluarkan awan panas. "Memang setelah letusan kemarin masih kita rekam beberapa erupsi lagi yaitu semburan awan panas. Ya ini ciri khas Gunung Semeru yakni awan panas guguran setidaknya ada tiga," kata Eko.
Erupsi susulan pertama terjadi pada pukul 00.30 WIB di Minggu (6/12/2021). Kemudian kedua setelah salat subuh dan ketiga pukul 10.00 WIB lebih. "Dua pertama tidak terlihat seberapa jauh luncurannya karena situasi tertutup kabut. Yang jam 10 pagi lebih kurang 2 km dari puncak luncurannya," katanya.
Baca juga: TNI, Polri dan Forkopimda Jatim Kolaborasi Tangani Erupsi Gunung Semeru
(abd)
Lihat Juga :