81% Responden Nilai Ekonomi Indonesia Memburuk Akibat Pandemi COVID-19

Minggu, 07 Juni 2020 - 20:36 WIB
Sedangkan untuk perekonomian rumah tangga, dari dua hasil survei pada Februari dan Mei 2020 terjadi perbedaan yang cukup signifikan. Pada bulan Februari sebanyak 21-22% responden yang mengatakan kondisi ekonomi rumah tangga jauh lebih buruk namun pada survei bulan Mei sebanyak 83-84% responden menyatakan ekonomi rumah tangga buruk.

"Pendapatan rumah tangga pasca pandemi mengalami penurunan luar biasa, misalnya yang mengatakan turun pendapatan rumah tangga responden, di bulan Maret 41 persen, di bulan April 70 persen, di bulan Mei 86 persen," ungkapnya. (Baca juga: Update Corona Minggu: Positif 31.186 Orang, 10.498 Sembuh dan 1.851 Meninggal)

Jumlah responden yang dipilih secara acak untuk ditelepon diwawancarai dalam durasi survei yaitu sebanyak 1.200 responden. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Survei dilakukan pada 16-18 Mei 2020.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!