Inalum Tegaskan Komitmen Majukan Industri Aluminium Nasional dengan Inovasi dan Kolaborasi
Jum'at, 19 November 2021 - 21:44 WIB
Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Inalum yang juga dihadiri oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI Rida Mulyana merupakan bagian dari program Kunjungan Kerja Spesifik yang berlangsung pada 16-18 November 2021 dengan melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi antara lain PLTA PT Inalum Persero PLTA Sigura-Gura, PLTA Asahan 3 PT PLN (Persero), dan PLTA 1 Asahan PT Bajradaya Sentranusa (BDSN).
Adapun tim Komisi VII yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Sugeng Suparwoto (Ketua Komisi VII DPR RI), Bambang Wuryanto, Novri Opungsungu, Lamhot Sinaga, dan Nasril Bahar.
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyebut sinergi dan kolaborasi sangat perlu dilakukan oleh Inalum bersama BUMN lain untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional. “Komisi VII DPR RI sangat mendukung langkah-langkah sinergitas seluruh BUMN yang stategis dalam rangka pengembangan bangsa dan negara. Oleh karena itu kami sangat mendukung kerja sama antara Inalum dan PLN agar dapat bersinergi untuk meningkatkan industrialisasi di Indonesia dalam penyediaan energi sekaligus akan menambah kekuatan INALUM dalam meningkatkan kapasitas produksinya,” ujarnya.
Pernyataan dukungan terhadap Inalum juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga dan Nasril Bahar. Menurut mereka, Inalum terus menunjukan komitmennya menjadi andalan untuk menciptakan kemajuan dalam hilirisasi aluminium dan industrialisasi di era modern.
“Visi Inalumuntuk menjadi big player dalam market aluminium nasional dan global harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, karena Inalum merupakan satu-satunya perusahaan peleburan dan pengolahan aluminium yang dimiliki oleh Indonesia. Dukungan tersebut tentunya dapat menjadikan Inalum mampu memenuhi kebutuhan aluminium di Indonesia yang mencapai 500.000 ton pertahun,” ujar Lamhot.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dari INALUM untuk bisa terus lebih besar dari sekarang. Sehingga INALUM tidak saja ada sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga sebagai entitas yang memberikan manfaat di lintas sektor,” tambah Nasril.
Adapun tim Komisi VII yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Sugeng Suparwoto (Ketua Komisi VII DPR RI), Bambang Wuryanto, Novri Opungsungu, Lamhot Sinaga, dan Nasril Bahar.
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyebut sinergi dan kolaborasi sangat perlu dilakukan oleh Inalum bersama BUMN lain untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional. “Komisi VII DPR RI sangat mendukung langkah-langkah sinergitas seluruh BUMN yang stategis dalam rangka pengembangan bangsa dan negara. Oleh karena itu kami sangat mendukung kerja sama antara Inalum dan PLN agar dapat bersinergi untuk meningkatkan industrialisasi di Indonesia dalam penyediaan energi sekaligus akan menambah kekuatan INALUM dalam meningkatkan kapasitas produksinya,” ujarnya.
Pernyataan dukungan terhadap Inalum juga disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga dan Nasril Bahar. Menurut mereka, Inalum terus menunjukan komitmennya menjadi andalan untuk menciptakan kemajuan dalam hilirisasi aluminium dan industrialisasi di era modern.
“Visi Inalumuntuk menjadi big player dalam market aluminium nasional dan global harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, karena Inalum merupakan satu-satunya perusahaan peleburan dan pengolahan aluminium yang dimiliki oleh Indonesia. Dukungan tersebut tentunya dapat menjadikan Inalum mampu memenuhi kebutuhan aluminium di Indonesia yang mencapai 500.000 ton pertahun,” ujar Lamhot.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dari INALUM untuk bisa terus lebih besar dari sekarang. Sehingga INALUM tidak saja ada sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga sebagai entitas yang memberikan manfaat di lintas sektor,” tambah Nasril.
Lihat Juga :