JK Diusulkan Jadi Ketum PBNU, PKB Balik Sarankan Jadi Ketum Demokrat

Senin, 15 November 2021 - 11:36 WIB
Menurut Luqman, akan lebih mudah mengusulkan JK menjadi Ketua Umum Partai Demokrat apabila terkait usulan elite Partai Demokrat tersebut. "Kenapa lebih mudah? Logikanya, elite Partai Demokrat tentu lebih mudah mengatur dan mengkondisikan internal organisasinya sendiri dibandingkan organisasi lainnya, semisal NU."

"Selama dilakukan dengan cara-cara yang elegan dan sesuai aturan, tentu saya sebagai kader NU ikut bahagia dan bangga jika Pak JK yang tokoh NU itu dipercaya memimpin Partai Demokrat," pungkas Luqman.

Perhatian berbagai pihak terhadap NU seperti yang ditunjukkan elite Partai Demokrat tersebut, kata Luqman, makin membuktikan keberadaan NU yang sangat strategis dan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

"Sebagai kader NU, tentu saya berterima kasih atas berbagai perhatian yang disampaikan sejumlah pihak kepada rencana pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Lampung akhir Desember besok," terang Luqman.

Terkait kepemimpinan PBNU periode 2021-2026 yang akan ditetapkan dalam Muktamar ke-34 NU besok, Luqman Hakim memastikan keluarga besar NU sudah memiliki mekanisme dan tata cara terbaik sehingga siapa pun yang terpilih sebagai Rais 'Am dan Ketua Umum PBNU, pastilah tokoh-tokoh NU terbaik.

Luqman menyebutkan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan Islam terbesar di dunia, NU tidak sekadar butuh sosok pemimpin yang matang dalam kemampuan manajerial organisasi, tetapi juga harus mumpuni dalam penguasaan berbagai khazanah dan ajaran agama Islam, memahami berbagai karakter budaya yang berkembang di Indonesia, dan bangsa-bangsa lain di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!