Jokowi Diminta Waspadai Pejabat 'Aji Mumpung' di Tengah Covid-19
Rabu, 22 April 2020 - 14:39 WIB
Selain untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan, sambung Khaeron, pelaksanaannya juga harus dilakukan pada waktu yang tepat agar masyarakat dapat memberikan kontrol dan partisipasi yang memadai.
MN KAHMI mengingatkan Presiden beserta seluruh jajarannya agar mewaspadai sikap dan perilaku oknum pejabat maupun staf khusus dari kemungkinan memanfaatkan situasi mengatasi wabah Covid-19 dalam mengambil langkah dan kebijakan yang berorientasi pencitraan semata.
"Dan berpotensi menimbulkan pemborosan serta kerugian negara," kata Khaeron. (Baca juga: Demokrat Minta Jokowi Tarik Diri Sementara dari Pembahasan RUU Cipta Kerja )
Desakan juga disampaikan kepada DPR. KAHMI meminta lembaga tersebut melaksanakan fungsi pengawasannya secara kritis dalam situasi apa pun dan sedapat mungkin melakukan deteksi dan antisipasi dini mencegah perilaku oknum pejabat pemerintah yang aji mumpung.
"Agar penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah sedini mungkin," katanya.
MN KAHMI mengingatkan Presiden beserta seluruh jajarannya agar mewaspadai sikap dan perilaku oknum pejabat maupun staf khusus dari kemungkinan memanfaatkan situasi mengatasi wabah Covid-19 dalam mengambil langkah dan kebijakan yang berorientasi pencitraan semata.
"Dan berpotensi menimbulkan pemborosan serta kerugian negara," kata Khaeron. (Baca juga: Demokrat Minta Jokowi Tarik Diri Sementara dari Pembahasan RUU Cipta Kerja )
Desakan juga disampaikan kepada DPR. KAHMI meminta lembaga tersebut melaksanakan fungsi pengawasannya secara kritis dalam situasi apa pun dan sedapat mungkin melakukan deteksi dan antisipasi dini mencegah perilaku oknum pejabat pemerintah yang aji mumpung.
"Agar penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah sedini mungkin," katanya.
Lihat Juga :