Seleksi Penyelenggara Pemilu Dinilai Tak Semata Penuhi Kepentingan Politik
Senin, 11 Oktober 2021 - 16:27 WIB
Seleksi anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, bukan sekadar menghadirkan komisioner baru, kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik UI, Aditya Perdana. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, bukan sekadar menghadirkan penyelenggara pemilu baru saja. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Aditya Perdana.
Baca juga: Polemik Tanggal Pemilu 2024, PKS Sarankan Pemerintah Ikut KPU
"Tapi menghadirkan pemilu berintegritas di Tahun 2024, itu yang menjadi kuncinya," kata Aditya dalam webinar yang diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri secara virtual, Senin (11/10/2021).
Baca juga: PKP Sebut Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Harus Adil, Tak Cukup Dikompromikan 4 Pihak
Baca juga: Polemik Tanggal Pemilu 2024, PKS Sarankan Pemerintah Ikut KPU
"Tapi menghadirkan pemilu berintegritas di Tahun 2024, itu yang menjadi kuncinya," kata Aditya dalam webinar yang diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri secara virtual, Senin (11/10/2021).
Baca juga: PKP Sebut Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Harus Adil, Tak Cukup Dikompromikan 4 Pihak
Lihat Juga :