KPK Ingatkan Kementan Perkuat Integritas Cegah Korupsi
Kamis, 07 Oktober 2021 - 17:01 WIB
“Catatan KPK para gubernur sudah 22 orang tersangkut korupsi, padahal provinsi kita hanya 34. Dan 122 bupati dari 542 pemerintah kabupaten/kota tersangkut korupsi. Ini angka yang menjadi keprihatinan kita semua,” tuturnya.
Baca juga: Kesaktian Pancasila Penyemangat Perang Badar Melawan Korupsi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai pentingnya upaya pencegahan dan membangun integritas sebagai banteng individu di Kementan dalam pelaksanaan tugas. Besarnya tugas yang menjadi tanggung jawab jajaran di Kementan pun disadarinya. Khususnya terkait dengan pembuatan kebijakan-kebijakan strategis di kementeriannya.
“273 juta orang yang menjadi tanggung jawab kami. Kami nangani makanannya rakyat. Kami nangani lapangan kerja terbesar. Kami nangani masalah kesehatan rakyat. Kami enggak boleh salah prediksi. Kami enggak boleh salah hitung, kami enggak boleh berpura-pura,” tuturnya.
Dia pun berharap agar KPK terus mengawasi dan melakukan pendampingan. Dia menilai perlunya tata laksana yang baik untuk mengelola pertanian yang demikian kompleks dengan ekosistem yang sangat besar. “Tata kelola menjadi agenda-agenda yang kami minta bantuan. Tolong periksa kami, periksa SOP-nya. Saya siap, karena saya tidak ingin masuk penjara,” ujar Syahrul Yasin.
Baca juga: Kesaktian Pancasila Penyemangat Perang Badar Melawan Korupsi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai pentingnya upaya pencegahan dan membangun integritas sebagai banteng individu di Kementan dalam pelaksanaan tugas. Besarnya tugas yang menjadi tanggung jawab jajaran di Kementan pun disadarinya. Khususnya terkait dengan pembuatan kebijakan-kebijakan strategis di kementeriannya.
“273 juta orang yang menjadi tanggung jawab kami. Kami nangani makanannya rakyat. Kami nangani lapangan kerja terbesar. Kami nangani masalah kesehatan rakyat. Kami enggak boleh salah prediksi. Kami enggak boleh salah hitung, kami enggak boleh berpura-pura,” tuturnya.
Dia pun berharap agar KPK terus mengawasi dan melakukan pendampingan. Dia menilai perlunya tata laksana yang baik untuk mengelola pertanian yang demikian kompleks dengan ekosistem yang sangat besar. “Tata kelola menjadi agenda-agenda yang kami minta bantuan. Tolong periksa kami, periksa SOP-nya. Saya siap, karena saya tidak ingin masuk penjara,” ujar Syahrul Yasin.
Lihat Juga :