Charta Politika: Baliho Tak Mampu Angkat Elektabilitas
Kamis, 12 Agustus 2021 - 16:54 WIB
Survei Charta Politika pada Juli 2021 menempatkan elektabilitas tokoh yang dikaitkan dengan mareaknya baliho menempati posisi paling bawah. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyebut maraknya pemasangan baliho sejumlah tokoh nasional ternyata tak mampu mengangkat tingkat elektabilitas mereka dalam bursa capres 2024.
Merujuk hasil survei pada Juli 2021, ada dua dari 10 tokoh dalam bursa Pilpres 2024 yang dikaitkan dengan isu baliho. Keduanya yakni Puan Maharani dan Airlangga Hartarto. Elektabilitas keduanya ternyata menduduki posisi buncit.
"Jadi bisa diasumsikan bahwa banyaknya jumlah atribut dalam bentuk baliho dan juga billboard seperti yang dibicarakan bahkan menjadi viral, ternyata tidak berkorelasi linier terhadap tingkat elektabilitas," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Survei Charta Politika Rekam 53% Publik Nilai Pemberantasan Korupsi Buruk
Merujuk hasil survei pada Juli 2021, ada dua dari 10 tokoh dalam bursa Pilpres 2024 yang dikaitkan dengan isu baliho. Keduanya yakni Puan Maharani dan Airlangga Hartarto. Elektabilitas keduanya ternyata menduduki posisi buncit.
"Jadi bisa diasumsikan bahwa banyaknya jumlah atribut dalam bentuk baliho dan juga billboard seperti yang dibicarakan bahkan menjadi viral, ternyata tidak berkorelasi linier terhadap tingkat elektabilitas," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Survei Charta Politika Rekam 53% Publik Nilai Pemberantasan Korupsi Buruk
Lihat Juga :