Survei Charta Politika Rekam 53% Publik Nilai Pemberantasan Korupsi Buruk

Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:21 WIB
loading...
Survei Charta Politika...
Hasil survei Charta Politika kembali menegaskan ketidakpercayaan masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Charta Politika menyampaikan data terbaru hasil survei tentang evaluasi kebijakan dari pemerintah Indonesia. Salah satu yang diukur adalah penilaian masyarakat terhadap agenda pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya menyampaikan bahwa hasil dari temuan tersebut sangat menarik. Ternyata, sebagian besar responden dari surveinya menilai pemberantasan korupsi di Indonesia dicap masih buruk.

"Ini tenyata PR yang cukup besar, karena angka yang menyatakan buruk dan sangat buruk itu di atas yang baik dan sangat baik," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: KPK Tegaskan Pemberantasan Korupsi Tetap Jalan Meski Pandemi

Dalam data yang dipaparkanYunarto, responden yang menyatakan pemberantasan korupsi di Indonesia buruk sebesar 45,3%, sedangkan yang menyatakan sangat buruk sebesar 7,7%. Sehingga jika diakumulasikan, jumlahnya sebesar 53,0% responden menyatakan pemberantasan korupsi di Indonesia buruk.

Sementara, kata dia, yang menilai pemberantasan korupsi di Indonesia sangat baik hanya 2,0% dari total responden. Sedangkan, masyarakat yang menilai pemberentasan korupsi sudah baik sebesar 42,0%.

Untuk diketahui, Survei Charta Politika dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 12 - 20 Juli 2021. Survei ini mengambil responden sebanyak 1.200 dengan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Mengapa UU Pemberantasan...
Mengapa UU Pemberantasan Korupsi Perlu Diubah
Bantah Lari karena Dugaan...
Bantah Lari karena Dugaan Terlibat Suap, Ahmad Dedi Hormati Proses Hukum
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Arab Saudi Tangkap 116...
Arab Saudi Tangkap 116 Pejabat dalam Operasi Pemberantasan Korupsi Besar-besaran
Demo di KPK, FUKI Desak...
Demo di KPK, FUKI Desak Kasus Kuota Haji Diusut Tuntas
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved