Rachel Maryam Harap Program Siaran Digitalisasi Pertimbangkan Nasib Masyarakat
Selasa, 27 Juli 2021 - 21:35 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayidina berharap program siaran digitalisasi pertimbangkan nasib masyarakat. Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) , mulai mematikan semua siaran TV analog dan beralih ke TV digital. Rencana ini ditargetkan rampung pada November 2021. Penghentian siaran TV analog akan dilakukan dalam lima tahap. Tahap pertama ditargetkan rampung paling lambat 17 Agustus 2021.
Program digitalisasi ini menurut anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayidina, sebenarnya sangat baik untuk percepatan pembangunan infrastruktur teknologi terkhusus di bidang penyiaran. Dengan perubahan analog ke digitalisasi akan memberikan dampak baik terhadap kualitas siaran yang lebih stabil dan tahan terhadap gangguan (interferensi, suara dan/atau gambar rusak, berbayang).
Namun, lanjut Rachel, program digitalisasi ini membutuhkan persiapan dan kesiapan secara matang baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat. "Program siaran digitalisasi ini haruslah dipersiapkan dengan matang, tidak boleh tergesa-gesa, terutama dalam hal pengadaan dan pendistribusian perangkat alat bantu berupa Set Top Box (STB) yang dijanjikan pemerintah akan dibagikan ke masyarakat secara gratis,” ungkapnya. Baca juga: Siaran TV Analog Dipadamkan Kominfo 17 Agustus, Pengamat: Warga Miskin Jangan Dibebani!
Legislator Partai Gerindra ini juga mempertanyakan sejauh mana langkah pemerintah dalam menyiapkan perangkat pendukung siaran digitalisasi ini. Apakah bisa optimal dilakukan ditengah kondisi pandemi ini?
Program digitalisasi ini menurut anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayidina, sebenarnya sangat baik untuk percepatan pembangunan infrastruktur teknologi terkhusus di bidang penyiaran. Dengan perubahan analog ke digitalisasi akan memberikan dampak baik terhadap kualitas siaran yang lebih stabil dan tahan terhadap gangguan (interferensi, suara dan/atau gambar rusak, berbayang).
Namun, lanjut Rachel, program digitalisasi ini membutuhkan persiapan dan kesiapan secara matang baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat. "Program siaran digitalisasi ini haruslah dipersiapkan dengan matang, tidak boleh tergesa-gesa, terutama dalam hal pengadaan dan pendistribusian perangkat alat bantu berupa Set Top Box (STB) yang dijanjikan pemerintah akan dibagikan ke masyarakat secara gratis,” ungkapnya. Baca juga: Siaran TV Analog Dipadamkan Kominfo 17 Agustus, Pengamat: Warga Miskin Jangan Dibebani!
Legislator Partai Gerindra ini juga mempertanyakan sejauh mana langkah pemerintah dalam menyiapkan perangkat pendukung siaran digitalisasi ini. Apakah bisa optimal dilakukan ditengah kondisi pandemi ini?
Lihat Juga :