Berkurban untuk Memutus Mata Rantai Covid-19 dan Menghidupkan Ekonomi Umat
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:58 WIB
Ishihara Charity Foundation, sebuah lembaga Charity dari Taipei, Taiwan. Lembaga ini juga yang telah mendirikan Japan Indonesia Economic Halal Consultant Management (JPI), badan usaha yang didedikasikan untuk Gerakan Halal di Jepang yang berkantor di Tokyo. Ishihara merupakan mitra IHW sejak 2018 dan dalam 2 tahun ini bergabung dalam kegiatan kurban.
Sementara Yayasan Generasi Al-Quran Nurul Ikhsan merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan yang bertujuan memberikan manfaat kepada masyarakat. Didirikan untuk membantu anak-anak mampu membaca Al-Qur'an dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam moderat (Islam Wasyathiyah) dengan tanpa berbiaya.
Momen Idul Adha, menurut Ikhsan, sekaligus untuk memutus mata rantai Covid 19 dan menghidupkan ekonomi umat. Dengan berqurban, maka banyak masyarakat yang kurang beruntung dapat memperoleh protein daging sapi atau domba. Ekonomi masyarakat juga kembali bergairah karena banyak yang terlibat dalam mata rantai pengadaan hewan kurban, dari penyabut rumput, pakan ternak, jasa transportasi, penyewaan lapak, sampai dengan Perbankan.
Baca juga: Dapat Daging Kurban dari Perindo, Warga Doakan Semoga Jadi Pemenang Pemilu
Lihat Juga :