Akbar Faizal Bicara Kasus Nurdin Abdullah, Ada Apa?
Senin, 14 Juni 2021 - 19:06 WIB
mantan Anggota DPR RI dan mantan politikus Partai Nasdem, Akbar Faizal. Foto/YoutubeAkbar Faizal Uncensored
JAKARTA - Nama Nurdin Abdullah pernah harum di masanya, segudang prestasi ditorehkannya. Bupati Bantaeng dua periode yakni 2008-2013 dan 2013-2018 itu mencatatkan sejumlah kinerja positif.
Baca juga: KPK Perdalam Aliran Duit dari Nurdin Abdullah
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyatakan, Nurdin Abdullah membawa Bantaeng sebagai kabupaten benih berbasis teknologi. Ia memulai dengan terlebih dahulu merevitalisasi kelembagaan petani dan kelompok tani serta mengesahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga berbadan hukum.
Untuk meningkatkan komoditas unggul, Nurdin bersama masyarakat menerapkan pola zonasi wilayah pengembangan untuk pengembangan komoditas unggulan, termasuk untuk komoditas ekspor.
Baca juga: Nurdin Abdullah Bantah Gunakan Uang Hasil Korupsi untuk Bayar Utang Kampanye
Alhasil, terobosan-terobosan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bantaeng dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk meningkatkan peran Bantaeng di Sulawesi Selatan sebagai kabupaten produktivitas terbaik di berbagai bidang.
Selain itu, Nurdin menjadi bupati pertama di Indonesia bergelar profesor. Pria kelahiran Pare-Pare 7 Februari ini menyandang gelar profesor di bidang agrikultur. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2018-2023 ini menyelesaikan kuliah S1 Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun 1986.
Kemudian, menyelesaikan S2 Master of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1991 dan S3 Doktor of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1994.
Baca juga: KPK Perdalam Aliran Duit dari Nurdin Abdullah
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyatakan, Nurdin Abdullah membawa Bantaeng sebagai kabupaten benih berbasis teknologi. Ia memulai dengan terlebih dahulu merevitalisasi kelembagaan petani dan kelompok tani serta mengesahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga berbadan hukum.
Untuk meningkatkan komoditas unggul, Nurdin bersama masyarakat menerapkan pola zonasi wilayah pengembangan untuk pengembangan komoditas unggulan, termasuk untuk komoditas ekspor.
Baca juga: Nurdin Abdullah Bantah Gunakan Uang Hasil Korupsi untuk Bayar Utang Kampanye
Alhasil, terobosan-terobosan ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Bantaeng dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk meningkatkan peran Bantaeng di Sulawesi Selatan sebagai kabupaten produktivitas terbaik di berbagai bidang.
Selain itu, Nurdin menjadi bupati pertama di Indonesia bergelar profesor. Pria kelahiran Pare-Pare 7 Februari ini menyandang gelar profesor di bidang agrikultur. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2018-2023 ini menyelesaikan kuliah S1 Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun 1986.
Kemudian, menyelesaikan S2 Master of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1991 dan S3 Doktor of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1994.
Lihat Juga :