Lebih dari 3.000 Relawan Kesehatan Belum Memperoleh Insentif

Selasa, 11 Mei 2021 - 20:48 WIB
Relawan LaporCovid19 menerima laporan lebih dari 3.000 tenaga kesehatan belum menerima uang insentif. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Gerakan LaporCovid-19 menyebut masih banyak tenaga medis yang masih yang kasih belum menerima dana insentif Covid-19. Tercatat sejak Januari-Maret 2021 ada sebanyak 3.443 tenaga medis yang masih belum menerima dana insentif Covid-19.

Relawan LaporCovid-19 Firdaus Ferdiansyah menyebut, selama dua periode pihaknya membuka layanan pengaduan sepanjang Januari-Maret 2021 ada sejumlah tenaga medis yang melapor belum mendapatkan dana insentif.



"Pada periode pertama 5 Januari samapai 8 Februari dan periode kedua 8 Februari sampai 18 Maret 2021 hasilnya secara akumulatif 3.443 tenaga kesehatan belum menerima insentif," kata Firdaus dalam konfrensi pers, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Bermunculan di Indonesia, Mutasi Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19, tenaga kesehatan harus mendapat dukungan. Hal itu sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Kesehatan HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Kriteria Tenaga Kesehatan.

Dlaam putusan Menkes tersebut meneyebutkan sukarelawan tenaga kesehatan yang bekerja pada rumah sakit darurat lapangan, seperti RSDC Wisma Atlet, dan rumah sakit darurat lapangan lainnya berhak mendapat insentif dan santunan kematian. Untuk perawat besarannya Rp 7.500.000 per bulan dan dokter Rp 10 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!