Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis, 06 Mei 2021 - 05:43 WIB
Tak hanya India, Nepal juga mengalami kesulitan karena rumah sakit penuh dengan cepat dan kehabisan pasokan oksigen. Bahkan Thailand juga mengalami kondisi yang mirip. Negeri Gajah Putih ini mulai kewalahan lantaran 98% kasus baru berasal dari jenis virus yang lebih menular daripada varian virus yang menular pada tahun lalu dari Wuhan, China. Sejumlah negara kepulauan yang berada di Samudera Pasifik juga mulai menunjukkan tanda-tanda lonjakan kasus Covid-19.

Bagaimana dengan Indonesia? Meskipun kasus terkonfirmasi yang ada di Indonesia saat ini menunjukkan tren harian yang menurun, kasus kematian menunjukkan tren meningkat. Banyak daerah yang saat ini berstatus zona kuning, tetapi berpotensi berubah menjadi zona merah apabila kurang waspada terhadap penanganan dan pencegahan Covid-19.

Apalagi jutaan masyarakat telah melakukan migrasi atau mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Kebijakan pembatasan perjalanan yang ditetapkan pemerintah dan berlaku mulai 6 Mei 2021 (hari ini) dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berangkat ke kampung halamannya lebih awal. Banyak masyarakat yang lolos dari pemeriksaan kesehatan dikarenakan melakukan perjalanan pada malam hingga dinihari. Sebagian besar mobilitas masyarakat terjadi di Pulau Jawa, pulau yang paling padat penduduknya di Tanah Air.

Dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, per 2 Mei 2021 ada peningkatan zona merah menjadi 14 kabupaten/kota, paling banyak berada di Pulau Jawa. Kemudian zona oranye 318 kabupaten/kota, zona kuning 173 kabupaten/kota, dan zona hijau 9 kabupaten/kota.

Daerah di Jawa yang menjadi zona merah adalah Semarang (Jawa Tengah), Kota Salatiga (Jawa Tengah), Bandung Barat (Jawa Barat), dan Kota Tasikmalaya (Jawa Barat).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!