Patuhi Protokol Kesehatan
Kamis, 06 Mei 2021 - 05:43 WIB
Masyarakat diminta menghindari kerumunan pada saat libur Lebaran Idulfitri demi menghindari penularan Covid-19. (Ilustrasi: KORAN SINDO/Wawan Bastian)
KASUS Covid-19 terus melonjak di sejumlah negara disebabkan oleh berbagai faktor. Paling besar karena adanya kegiatan yang mendatangkan massa dalam jumlah besar. Tak hanya itu, di beberapa negara, penularan terjadi karena banyaknya pelanggaran protokol kesehatan di pusat-pusat perbelanjaan.
Yang paling parah terjadi di India, menyebabkan porak-porandanya sistem pelayanan kesehatan di negeri itu. Pemerintah India pun melakukan permintaan bantuan secara global. Sejumlah negara yang berbatasan langsung dengan India seperti Bhutan dan Nepal juga telah melaporkan lonjakan infeksi yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Di India, per 23 April total kasus infeksi virus korona mencapai 16,26 juta kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13,64 juta orang terinfeksi mampu pulih. Namun ada 186.928 jiwa yang meninggal. Jumlah kasus infeksi harian yang tinggi, ditambah dengan kehadiran B.1.617 yang merupakan varian virus korona yang terdeteksi di India pertama kali pada Oktober tahun lalu, harus segera diantisipasi dengan menutup lalu lintas dari dan ke India secara total. Ini karena banyak masyarakat kaya India yang meninggalkan negaranya mencari negara atau tempat yang dinilai aman dari penyebaran virus korona.
Peningkatan kasus harian Covid-19 terjadi selain adanya varian virus baru yang lebih menular, juga mulai abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan. Rasa puas diri yang terlalu berlebihan atas keberhasilan menekan penularan beberapa bulan lalu sebagai salah satu pemicu lonjakan penularan virus korona yang tak terkendali.
Yang paling parah terjadi di India, menyebabkan porak-porandanya sistem pelayanan kesehatan di negeri itu. Pemerintah India pun melakukan permintaan bantuan secara global. Sejumlah negara yang berbatasan langsung dengan India seperti Bhutan dan Nepal juga telah melaporkan lonjakan infeksi yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Di India, per 23 April total kasus infeksi virus korona mencapai 16,26 juta kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13,64 juta orang terinfeksi mampu pulih. Namun ada 186.928 jiwa yang meninggal. Jumlah kasus infeksi harian yang tinggi, ditambah dengan kehadiran B.1.617 yang merupakan varian virus korona yang terdeteksi di India pertama kali pada Oktober tahun lalu, harus segera diantisipasi dengan menutup lalu lintas dari dan ke India secara total. Ini karena banyak masyarakat kaya India yang meninggalkan negaranya mencari negara atau tempat yang dinilai aman dari penyebaran virus korona.
Peningkatan kasus harian Covid-19 terjadi selain adanya varian virus baru yang lebih menular, juga mulai abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan. Rasa puas diri yang terlalu berlebihan atas keberhasilan menekan penularan beberapa bulan lalu sebagai salah satu pemicu lonjakan penularan virus korona yang tak terkendali.
Lihat Juga :