Catatan tentang Hardiknas: Tidak Ada Upaya Membenahi Kualitas PJJ
Minggu, 02 Mei 2021 - 11:38 WIB
“Melihat perkembangan tersebut, pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring dapat disimpulkan sebagai cara paling tepat dalam mendidik anak-anak kita dalam kondisi ini. Sayangnya, banyak pihak di Indonesia, dimotori oleh Kemendikbud dan Ristek sendiri sudah menghakimi bahwa belajar daring itu menimbulkan learning loss dan banyak dampak negatifnya,” ujarnya, Minggu (2/5/2021).
Indra menerangkan dampak positif tidak akan muncul dengan cara guru berceramah di ruang zoom selama berjam-jam. Lalu, mengirim tugas yang banyak jumlahnya ke siswa.
Baca juga: Menteri Nadiem Sebut Ada Gap antara Permintaan Industri dengan Keterampilan Lulusan
“Sejak Maret saat belajar dari rumah (BDR) diberlakukan hingga hari ini, tidak ada upaya untuk membenahi kualitas PJJ daring. Tidak ada rencana pelatihan guru secara masif, pendampingan orang tua, dan stimulasi belajar untuk peserta didik,” tuturnya.
Indra juga menyayangkan sikap dan langkah pemerintah yang sudah beberapa kali mencoba “memaksa” membuka sekolah melalui SKB 4 Menteri Tentang PTM. “ Suatu hal yang ironis, karena saat ini adalah era digital dan telah waktunya anak Indonesia dididik menjadi SDM unggul era digital,” pungkasnya.
Indra menerangkan dampak positif tidak akan muncul dengan cara guru berceramah di ruang zoom selama berjam-jam. Lalu, mengirim tugas yang banyak jumlahnya ke siswa.
Baca juga: Menteri Nadiem Sebut Ada Gap antara Permintaan Industri dengan Keterampilan Lulusan
“Sejak Maret saat belajar dari rumah (BDR) diberlakukan hingga hari ini, tidak ada upaya untuk membenahi kualitas PJJ daring. Tidak ada rencana pelatihan guru secara masif, pendampingan orang tua, dan stimulasi belajar untuk peserta didik,” tuturnya.
Indra juga menyayangkan sikap dan langkah pemerintah yang sudah beberapa kali mencoba “memaksa” membuka sekolah melalui SKB 4 Menteri Tentang PTM. “ Suatu hal yang ironis, karena saat ini adalah era digital dan telah waktunya anak Indonesia dididik menjadi SDM unggul era digital,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :