PAN Tidak Akan Ikut Poros Islam di Pemilu 2024, Ini Alasannya
Kamis, 15 April 2021 - 17:12 WIB
Alasan kedua, lanjut Yoga, wacana poros politik berbasis agama akan melahirkan antitesa poros lain berbasis non-agama. Kondisi politik ini tentu ahistoris dan tidak produktif bagi kemajuan bangsa. "Sebaiknya wacananya diarahkan ke adu ide dan gagasan untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan sumber daya manusia unggul, memperbaiki kesehatan dan perekonomian nasional, membangun kedaulatan pangan agar tidak impor, membangun militer yang modern, dan tema lainnya yang bermanfaat buat kecerdasan bangsa."
Baca juga: Wacana Poros Partai Islam di 2024, PKS-PPP Mulai Lakukan Penjajakan
Ketiga, proses pendidikan politik rakyat harus diarahkan secara rasional, melalui pendekatan akal sehat agar demokrasi dapat berjalan sehat dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Bukan politik prosedural atau rutinitas, tetapi berpolitik yang substantif dan produktif," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menyampaikan, partainya membuka peluang membentuk Poros Islam di Pemilu 2024. Hal itu diungkapkannya seusai menggelar pertemuan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Itu ide bagus, jadi PKS prinsipnya partai yang visinya rahmatan lil 'alamin. Kita akan menyambut siapa pun yang akan bergabung dengan kita dan akan kita menyatukan kerja sama besar kita dengan partai lain," kata Aboe di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Wacana Poros Partai Islam di 2024, PKS-PPP Mulai Lakukan Penjajakan
Ketiga, proses pendidikan politik rakyat harus diarahkan secara rasional, melalui pendekatan akal sehat agar demokrasi dapat berjalan sehat dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Bukan politik prosedural atau rutinitas, tetapi berpolitik yang substantif dan produktif," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menyampaikan, partainya membuka peluang membentuk Poros Islam di Pemilu 2024. Hal itu diungkapkannya seusai menggelar pertemuan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Itu ide bagus, jadi PKS prinsipnya partai yang visinya rahmatan lil 'alamin. Kita akan menyambut siapa pun yang akan bergabung dengan kita dan akan kita menyatukan kerja sama besar kita dengan partai lain," kata Aboe di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (14/4/2021).
(zik)
Lihat Juga :